8 Azab Bagi Anak yang Durhaka Terhadap Orangtua, Naudzubillah Min Dzalik 

Ketahui delapan azab bagi anak yang durhaka terhadap orangtua, jangan sampai kita tergolong orang-orang tersebut,

Editor: Muji Lestari
pexels.com
Ilustrasi orangtua. Ketahui azab bagi anak yang durhaka terhadap orangtua 

TRIBUNJAKARTA.COM  - Jangan sampai kita masuk dalam golongan anak durhaka, ini 8 azab bagi anak yang durhaka terhadap orangtua

Sebagai anak, kita tentu perlu menghormati orantua yang telah melahirkan dan merawat kita. 

Terlepas dari seperti apa perilaku yang pernah dilakukan orangtua, sebagai anak baiknya tetap berbakti, merawat dan mematuhi orangtua selama itu berada di jalan yang benar. 

Terlebih jika orangtua sudah mulai menginjak usia senja, sebisa mungkin anak tidak membiarkan orangtua susah di masa tuanya. 

Selain menghindari perilaku durhaka, merawat orangtua merupakan bagian dari balas budi anak yang telah dibesarkan oleh ayah dan ibu. 

Dalam perspektif Islam, durhaka kepada orangtua merupakan perbuatan tercela dan sangat dibenci oleh Allah SWT. 

Bagi orang-orang yang durhaka kepada orangtua, mereka tidak hanya merasakan azab di akhirat tetapi juga di dunia. 

Selagi mereka masih di dunia, hidupnya akan ditimpa kesengsaraan tiada akhir. Bahkan sakaratul maut pun juga sulit. 

Lantas, seperti apa azab bagi anak durhaka kepada orangtua?

Azab Bagi Anak Durhaka Kepada Orangtua

Berikut ini sederet azab bagi anak durhaka yang TribunJakarta rangkum dari berbagai sumber:

Ilustrasi orang tua. Miris ayah 70 tahun ditelantarkan anak, simak azab bagi anak yang durhaka terhadap orangtua.
Ilustrasi orang tua. Miris ayah 70 tahun ditelantarkan anak, simak azab bagi anak yang durhaka terhadap orangtua. (Tribun Network)

1. Dibenci Allah SWT

Ridho Allah tergantung bagaimana ridho orangtua kepada anak.

Allah akan meberikan ridho-Nya bilamana orangtuanya meridhoi. Sebaliknya, Allah akan sangat murka bilamana orangtua kita pun murka, dan itulah balasan pertama bagi anak durhaka kepada orangtua. Seperti yang tertuang dalam HR Al-Hakim:

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murkanya Allah tergantung pada murkanya orang tua.

2. Diberikan Azab di Dunia

Setiap kesalahan serta dosa yang kita perbuat, sejatinya akan dibalas di hari kiamat kelak. Tetapi faktanya, terdapat juga azab yang dihantamkan langsung kepada pelakunya di dunia, yaitu mendurhakai orang tua.

Hal ini sesuai dengan perkataan Rasulullah SAW berikut.

Setiap dosa akan diberikan oleh Allah sekehendak-Nya sampai hari kiamat, kecuali dosa mendurhakai kedua orangtua. Sesungguhnya Allah akan menyegerakan (balasan) kepada pelakunya didalam hidupnya sebelum mati.”

3. Salatnya Tidak Diterima

Sia-sia saja shalatnya orang-orang yang durhaka kepada orang tuanya. Walaupun sekhusyuk apapun, tetap saja Allah SWT menolaknya. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

“Allah tidak akan menerima shalat orang dibenci kedua orang tuannya yang tidak menganiaya kepadannya”. (H.R. Abu al-Hasan bin Makruf)

4. Dosanya Tidak Diampuni

Berbuatlah sekehendakmu, sesungguhnya aku tidak akan mengampuni.” Dan dikatakan kepada orang yang berbakti kepada orangtua, “Bahwa berbuatlah sekehendakmu, sesungguhnya aku mengampunimu.” (HR. Abu Nu’aim)

Berdasarkan hadist tersebut, tersirat sebuah pernyataan yang sangat jelas sekali. Seseorang yang tidak berbakti kepada kedua orang tuanya, maka Allah tidak akan mengampuni seluruh dosa dosanya.

5. Segala Amal Perbuatan Dihapuskan

Meskipun kamu berbuat baik terhadap semua umat manusia di dunia, tapi kalau kamu durhaka pada orang tuamu, sungguh kebaikanmu itu sia-sia saja di sisi Allah SWT.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan oelh Thabrani: “ada tiga hal yang menyebabkan terhapusnya seluruh amal, yaitu syirik kepada Allah, durhaka kepada orang tua, seorang alim yang dipermainkan oleh orang dungu dan jahil”.

6. Diharamkan Masuk Surga

Mereka juga diharamkan mencium aroma surga ataupun masuk kedalamnya. Sebagaimana hadist yang berbunyi:

“Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan seorang dayyuts (merelakan kejahatan berlaku dalam keluargannya, merelakan istri dan anak perempuan selingkuh)”. (H.R. Nasa’i dan Ahmad).

7. Dianggap Kafir

Mendurhakai orang tua termasuk dosa besar, dan orang-orang yang berbuat demikian digolongkan dalam sifat kafir.

Tertuang dalam Hadist Riwayat Muslim yang berbunyi: “Jangan membenci kedua orang tuamu. Barang siapa mengabaikan kedua orang tua, maka dia kafir”.

8. Tidak Termasuk Golongan Umat Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW sangat mengutuk seseorang yang berbuat durhaka pada ibu bapaknya. Karena itulah, Rasul tidak menganggap mereka dari sebagian umatnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved