Biar Gak Ribut dengan Mertua, Ini 5 Batasan yang Penting Ditetapkan dalam Rumah Tangga

Simak sederet batasan yang penting untuk ditetapkan dalam rumah tangga, agar tidak mudah ribut dengan mertua. Sudah Tahu?

Tayang:
Editor: Muji Lestari
pexels.com
Ilustrasi kakek nenek bersama cucu. Berikut ini 5 batasan yang penting diterapkan dalam rumah tangga 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut ini batasan apa saja yang penting diterapkan dalam rumah tangga, agar tidak mudah ribut dengan mertua.

Akur dengan mertua mungkin menjadi impian bagi setiap pasangan suami istri.

Tapi tidak semua orang mendapatkan mertua seperti yang mereka harapkan.

Mertua datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari yang sangat sombong hingga yang terasa seperti orang tua sendiri.

Namun terlepas dari itu semua,apakah Anda akur atau tidak dengan mereka, penting bagi rumah tangga Anda untuk memiliki batasan.

Berikut ini sederet batasan yang perting untuk ditetapkan dalam rumah tangga, agar tidak mudah ribut dengan mertua dilansir dari bestlifeonlie:

1. Beri tahu mereka apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat mereka berkunjung.

Penting bagi mertua Anda menghormati hal ini agar hubungan Anda tetap sehat.

Oleh karena itu, Anda harus memberi tahu mereka apa yang menurut Anda baik-baik saja saat berkunjung, karena banyak orang memiliki sudut pandang berbeda.

Anda bisa mendiskusikan dan menyepakati bersama batasan mengenai kunjungan, menginap, dan privasi pribadi.

2. Perjelas keterbatasan Anda dengan komunikasi yang konstan.

Seorang terapis keluarga, Jennifer Kelman menceritakan bahwa penting juga untuk membatasi panggilan telepon dari mertua Anda.

Hal ini harus mencakup kejelasan tentang kapan dan seberapa sering panggilan telepon ini dapat diterima.

Ilustrasi keluarga
Ilustrasi keluarga (KOMPAS.com/Thinkstockphotos.com)

Tanpa batasan ini, orang tua pasangan Anda mungkin menelepon beberapa kali sehari dan pada jam yang tidak tepat hanya untuk menyapa atau memeriksa kalian.

"Anda dapat meminta pasangan Anda memberi tahu mereka bahwa meskipun mereka mencintainya, panggilan telepon atau SMS yang terus-menerus setiap hari akan menyita waktu hubungan Anda dengan pasangan Anda," terang Kelman.

Ini adalah batasan yang sulit diungkapkan oleh banyak orang karena mereka khawatir dengan tanggapan mertua mereka, jelas Kelman.

3. Hindari membiarkan mereka terlibat dalam masalah antara Anda dan pasangan.

Orang tua pasangan Anda tidak punya urusan untuk menjadi bagian dari perselisihan Anda—terutama karena mereka cenderung berpihak pada anak mereka sendiri. Jika Anda menemukan bahwa mereka mencoba melibatkan diri dalam masalah di antara Anda berdua, Anda tidak bisa membiarkannya begitu saja, menurut Kelman.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved