Viral di Media Sosial

Benny Laos Tewas, Komika Ini Sempat Marah-marah di Facebook, Ada Sabotase?

Komika tersebut menekankan pentingnya transparansi dalam penyelidikan kecelakaan speedboat yang melibatkan Benny Laos.

TRIBUNJAKARTA.COM - Komika Rony Imanuel (Mongol Stres) merasa kehilangan sosok Benny Laos, calon gubernur Maluku Utara nomor urut 4 yang tewas mengenaskan karena peristiwa ledakan speedboat saat hendak kampanye. 

Mongol mengaku sempat marah-marah di Facebook dan meminta agar polisi mengungkap kasus kecelakaan itu secara terang benderang. 

"Gua syok agak marah-marah di Facebook, maksudnya gue berharap polisi mengusut kasus ini dengan bener. Apakah ini ada sabotase atau kecelakaan murni," ujar Mongol di rumah Benny Laos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2024).

Mongol juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyelidikan kecelakaan speedboat yang melibatkan Benny Laos.

"Harapan saya adalah jika memang ini kasusnya karena sabotase, ya hukum yang berlaku. Semoga yang melakukan diberi hukuman yang setimpal," ucap Mongol.

Lebih lanjut, Mongol menegaskan bahwa kematian sahabatnya bukan disebabkan oleh sabotase melainkan takdir Tuhan.

Dia pun meminta masyarakat untuk memaafkan kesalahan yang mungkin pernah dilakukan Benny Laos.

"Kalau memang ini sudah jalan hidupnya, saya secara pribadi mohon dimaafkan jika mungkin Om Benny punya salah atau kekhilafan selama memerintah sebagai Bupati Morotai dan sebagai salah satu calon gubernur untuk Maluku Utara," ujar Mongol.

Kronologi kecelakaan

Kapal cepat yang meledak dan terbakar saat bersandar di Pelabuhan Bobong, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sabtu (12/10/2024), merenggut enam korban.

Salah satunya calon gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos, yang meninggal setelah sempat dirawat di RSUD Bobong, Sabtu sore.

Benny merupakan Bupati Kepulauan Morotai periode 2017-2022.

Korban lainnya adalah anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Partai Demokrat, Ester Tantri; Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Mubin Wahid; serta tiga orang lainnya, Nasrun, Mahsudin Ode Muisi, dan Hamdani Buamona Bot.

Mereka adalah rombongan tim sukses pasangan calon gubernur Benny Laos-Sarbin Sehe.

Benny sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bobong.

Direktur RSUD Bobong Cecilia Octavia Mbotengu menjelaskan, pihaknya berupaya menolong Benny, tetapi kondisi yang kian kritis membuat nyawa Benny Laos tidak terselamatkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved