Ini 5 Mitos Tentang Warna Bulu Kucing, Benarkah Si Hitam Pembawa Sial?

Berikut ini sederet mitos tentang warna kucing yang masih dipercaya masyarakat, kamu pernah mendengarnya?

Editor: Muji Lestari
iStock
Ilustrasi kucing. Simak sederet mitos tentang kucing yang populer di masyarakat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketahui sederet mitos tentang warna kucing yang banyak dipercaya masyarakat, pernah dengar?

Mitos-mitos yang berkembang di masyarakat memang tak ada habisnya.

Ada berbagai mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat Tanah Air, salah satunya mitos tentang kucing.

Hewan peliharaan ini rupanya punya mitos yang cukup melekat di masyarakat, khususnya terkait warna bulunya.

Beberapa dari kamu yang pecinta kucing mungkin sudah sering dengar sejumlah mitos tentang kucing ini.

Meski belum tentu benar, tapi ada saja yang memercayai mitos seputar kucing ini.

Lantas, apa saja sih mitos tentang kucing yang populer di masyarakat?

Ilustrasi kucing
Ilustrasi kucing (pexels.com)

Mitos Tentang Kucing

Benci Air

Umumnya kucing memang dikenal tidak suka mandi, tapi mereka sebenarnya tidak benci air.

Kucing lebih tidak tahan air dibandingkan dengan anjing, karena bulunya yang halus dan bebas minyak, jadi mereka cenderung lebih mudah kedinginan jika basah.

Kucing Hitam Membawa Sial

Beberapa budaya atau negara, melihat kucing hitam diartikan akan mendapat kesialan.

Kucing hitam kerap dihbungkan dengan penyihir dan hewan menyeramkan pada malam hari

Konon, kepercayaan ini sudah ada sejak dulu, dimulai dari mitos Yunani kuno. Namun, hal ini tentu cuma cerita mitos belaka dan tidak perlu dipercaya.

Bahkan di beberapa negara seperti Latvia, kucing hitam justru dipercaya sebagai pembawa keberuntungan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved