Kesehatan

7 Penyebab Kamu Jadi Pelupa, Kurang Vitamin hingga Stres

Simak 7 faktor penyebab seseorang menjadi pelupa. Kamu salah yang sering lupaan?

Editor: Siti Nawiroh
pexels.com
Ilustrasi. Simak 7 faktor penyebab seseorang menjadi pelupa. Kamu salah yang sering lupaan? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Simak 7 faktor penyebab seseorang menjadi pelupa.

Lupa merupakan kondisi dimana seseorang kehilangan atau tidak mampu mengingat informasi atau pengalaman yang telah dipelajari atau dialami sebelumnya.

Lupa yang dialami oleh seseorang, dapat terjadi karena beberapa alasan, salah satunya kurang vitamin.

Tak cuma orang yang sudah tua, saat ini anak muda mun mudah menjadi pelupa.

Kondisi ini umumnya bisa diatasi dengan melakukan perubahan kebiasaan dan pola hidup sehat.

Namun, kamu diimbau untuk segera ke dokter jika mudah lupa dan tidak fokus berdampak negatif pada aktivitas yang dilakukan.

Disarikan dari WebMD dan Medical News Today, berikut adalah beberapa penyebab sering lupa dan tidak fokus yang perlu diketahui.

1. Kurang vitamin

Makanan yang dikonsumsi bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh sehingga juga akan memengaruhi kemampuan kognitif.

Sebaliknya, makan makanan yang tidak memiliki gizi seimbang atau kekurangan vitamin bisa berdampak negatif pada kemampuan konsentrasi dan fokus.

2. Kurang tidur

Kurang tidur tidak hanya akan berdampak negatif untuk kesehatan, tetapi juga memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengingat sesuatu dan berkonsentrasi.

Selain sulit mengingat dan berkonsentrasi, kurang tidur juga bisa menyebabkan beberapa kondisi, seperti penurunan kecepatan reaksi tubuh dan frustasi atau lekas marah.

Bagaimana Cara Cacar Monyet Menular dari Hewan ke Manusia? Simak Juga Orang yang Beresiko Kena Mpox
Bagaimana Cara Cacar Monyet Menular dari Hewan ke Manusia? Simak Juga Orang yang Beresiko Kena Mpox

3. Stres

Stres merupakan respons biologis tubuh terhadap tanda bahaya yang diterima.
Meskipun merupakan kondisi yang normal, stres yang berlebihan bisa membuat seseorang sulit konsentrasi, menentukan pilihan, fokus pada kegiatan yang dilakukan.

4. Gangguan obsesif kompulsif (OCD)

Gangguan obsesif kompulsif (OCD) membuat seseorang memiliki pikiran yang obsesif sehingga akan sulit untuk berkonsentrasi dan mengingat sesuatu.

Pasalnya, orang-orang yang mengalami OCD memiliki ritual khusus yang perlu diikuti agar tidak mendapatkan hal-hal buruk sehingga sulit untuk melakukan tugas yang seharusnya dikerjakan.

5. Efek samping obat

Beberapa jenis obat yang dikonsumsi bisa memengaruhi kemampuan kognitif, termasuk daya ingat dan konsentrasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved