OTK Teror Warga Kota Bekasi
Sudah Diteror Berulang Kali, Mobil Milik Warga di Bekasi Dibakar Pria Misterius
Sudah diteror berulang kali, mobil Isuzu Panther milik warga di Jalan Pejuang Pratama dibakar OTK.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Sudah diteror berulang kali, mobil Isuzu Panther milik warga di Jalan Pejuang Pratama, RT01 RW06 Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi dibakar orang tidak dikenal (OTK).
Adik korban bernama Efrinaldi (35) mengatakan, mobil Isuzu Panther warna silver milik kakaknya berinisial VU (38) diparkir di pinggir jalan depan kediamannya.
"Pas kejadian cuma ada istri saya, sama ibu mertua saya, ini mobil punya abang saya," kata Efrinaldi, Selasa (22/10/2024).
Sebelum dibakar pada Senin (21/10/2024) siang, aksi teror dengan cara pengerusakan sudah sering terjadi menyasar mobil kakaknya selama tiga bulan terakhir.
"Sebenarnya kasus ini yang sudah kelima kali, waktu itu masih diparkir di masjid, ban empat-empatnya ditusuk," ungkap Efrinaldi.
Atas perintah kakaknya, mobil akhirnya dipindahkan parkir di pinggir jalan depan rumah. Kejadian pengerusakan kembali terulang.
Kali ini, kaca depan mobil kakaknya pecah dilempar batu.
"Kejadian kedua tuh jam 03.30 subuh setengah empat subuh kaca depan dilempar sama batu," jelas dia.
Dua kali diteror, korban kemudian memasang CCTV di rumah yang mengarah ke mobil dan jalan. Kejadian serupa terulang kali ini pelaku menggunakan palu.
Kaca depan mobil Isuzu Panther tahun 2018 pecah, pelaku pengerusakan tertangkap CCTV. Seorang pria dengan penutup wajah dan helm.
"Ketiga sama kejadian subuh juga, itu sudah pasang CCTV di sini ke-record, orang pakai martil kaca depan pecah. Selang dua minggu kaca belakang dilempar batu. Nah selang dua minggu yang kemarin dilempar pakai bom molotov," jelas dia.
Kasus pengerusakan mobil ini sudah dilaporkan ke Polisi, korban menyerahkan bukti rekaman CCTV dan mobil dipasang garis Polisi setelah dilakukan pengecekan oleh penyidik.
Kondisi mobil lanjut Efrinaldi, rusak parah pada bagian interior. Pelaku melempar bom molotov tepat di lubang kaca belakang yang belum sempat diperbaiki.
"Kalau yang terakhir ini interior dalam kebakar semua kalau seandainya tidak ada yang buat bantuin madamin api ya mungkin mobil habis kebakar," terangnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya