Pilkada DKI 2024

Caleg Gagal KIM Plus Temui Pramono, Ridwan Kamil: Kader PDIP Juga ke Saya

Cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil bereaksi soal pertemuan tujuh mantan caleg dari partai KIM Plus menemui Pramono Anung.

|

Usai pertemuan selama satu jam dengan Pramono Anung, ia menegaskan tidak ada permintaan dukungan dari mantan sekretaris kabinet itu. 

Sebaliknya, mereka lah yang akan membantu pemenangan Pramono-Rano di daerah pemilihannya masing-masing.

"Tidak ada Pak Pram minta dukungan. Kami yang akan turun ke masyarakat untuk memenangkan Pak Pram dan Bang Doel," ujarnya.

Karenanya, mereka pun siap mendapat sanksi dari partai masing-masing karena menyatakan dukungan berbeda.

"Kalau setiap keputusan kan pasti ada pro kontra. Kalau ada sanksinya ya saya kira itu pasti ada. Cuma kan nanti kita pasti dipanggil dan itu akan kami berikan penjelasan," ujarnya.

Sementara itu, terkait kedatangan sejumlah mantan caleg KIM Plus ke kediamannya, Pramono Anung menyebut memang banyak yang hendak bertemu dengannya kendati keputusan parpol mereka berbeda kubu.

"Makanya saya sengaja juga tidak mau muncul ke publik. Karena memang yang meminta seperti ini sebenarnya banyak sekali. Dan ada beberapa yang pertemuan yang memang tertutup rapat," kata Pram.

Pram mengatakan, dirinya pun terbuka bagi siapa saja yang ingin turut bergabung dalam barisannya.

"Intinya saya sebagai calon gubernur, saya bukan gubernur satu partai. Saya sebagai gubernur untuk semua kelompok, golongan, semua partai. 

Jadi kalau ada dukungan dari partai-partai atau kelopok-kelopok lain ya Alhamdulillah," kata Pram.

Pram pun memberi kode bahwa sudah ada perbincangannya dengan sejumlah pimpinan parpol KIM Plus terkait peta Pilkada Jakarta 2024.

"Ya pasti ada lah (perbincangan dengan pimpinan parpol KIM Plus), gak mungkin enggak lah," kata Pram.

3 Paslon

Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved