Pilkada DKI 2024

Poltracking dan Persepi Memanas, Chat Internal Dibongkar hingga Saiful Mujani Angkat Bicara

Lembaga survei Poltracking Indonesia dengan Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) kini memanas.

|

TRIBUNJAKARTA,COM - Lembaga survei Poltracking Indonesia dengan Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) kini memanas.

Setelah disanksi karena dianggap tidak bisa mempertanggungjawabkan data hasil surveinya terkait Pilkada Jakarta 2024, Poltracking angkat bicara.

Lembaga besutan Hanta Yuda itu merasa sudah sejak awal ditarget Dewan Etik Persepi.

Bahkan, pada konferensi pers terbarunya, Poltracking membongkar chat internal Saiful Mujani, salah satu dewan etik, sebagai bukti tudingan penargetan itu.

Kini, Saiful Mujani pun angkat bicara memberi penjelasan.

Konflik Poltracking

Konflik Poltracking bermula dari hasil surveinya soal Pilkada Jakarta 2024 yang berbeda jauh dengan Lembaga Survei Indonesia (LSI). Padahal metodologi dan waktu survei diklaim sama.

Dalam survei yang digelar pada 10-17 Oktober 2024, LSI menempatkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno yang unggul dengan elektabilitas 41,6 persen.

Sedangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono di urutan kedua dengan 37,4 persen. Kemudian pasangan independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto baru 6,6 persen dan pemilih yang tidak menjawab 14,4 persen.

Sedangkan, dalam survei versi Poltracking yang digelar pada 10-16 Oktober 2024 menunjukkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono ungul 51,6 persen atau berpotensi menang satu putaran.

Kemudian pasangan Pramono Anung-Rano Karno 36,4 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 3,9 persen serta 8,1 persen responden tidak menjawab.

Dewan Etik Persepi pun turun menyelidiki dan menyimpulkan Poltracking tidak bisa menjelaskan kesahihan data surveinya.

Sanksi pun diberikan kepada Poltracking, dilarang merilis hasil survei tanpa pemeriksaan dewan eytik.

Poltracking memutuskan keluar dari Persepi, dan membuat pembelaan.

Ditarget

Pada Jumat (8/11/2024), Poltracking menggelar konferensi pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.

Mereka membeberkan sejumlah argumen yang bermiara pada pembelaan bahwa survei Poltracking tanpa intervensi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved