Cerita Kriminal

Mahfud MD Sebut Budi Arie Jantung Persoalan Kasus Judi Online, Polisi Harus Periksa

Mahfud MD menyebut Budi Arie Setiadi sebagai jantung persoalan sindikat kasus judi online yang kini tengah diberantas kepolisian.

Tayang:

TRIBUNJAKARTA.COM - Menko Polhukam (2019-2024), Mahfud MD menyebut Budi Arie Setiadi sebagai jantung persoalan sindikat kasus judi online yang kini tengah diberantas kepolisian.

Menurut Mahfud, Budi Arie yang merupakan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) harus diperiksa.

Bahkan, polisi yang belum memeriksa Budi Arie, disebut Mahfud, mencurigakan.

Sebab, salah satu tersangka utama kasus judi online yang ditangani Polda Metro Jaya itu adalah pegawai Kominfo, sekarang Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang diangkat langsung Budi Arie.

"Yan penting itu memeriksa menteri Budi Arie."

"Karena bagaimanapun itu semua diangkat oleh Budi Arie. Bukan semua lah, saya tidak tahu yang lain, tapi sekurang-kurangnya tersangka utamanya tuh kan diangkat oleh Budi Arie."

"Konon tidak pernah ditanyakan ijazahnya apa, kompetensinya apa, kan Budi Arie bilang itu ngaku-ngaku bisa komputer ahli ya saya angkat, tidak perlu tanya ijazahnya karena keahlian tidak perlu ijazah," kata Mahfud MD saat berbicara di channel Youtubenya, Mahfud MD Official, Rabu (13/11/2024).

Bagi Mahfud, seharusnya, Budi Arie adalah orang pertama yang diperiksa setelah penangkapan salah satu tersangka utama yang merupakan orang dalam Kominfo.

Budi Arie mejadi jantung persoalan, hingga bisa memberikan informasi penting kepada kepolisian.

"Tetap harus diperiksa, tetap harus diperiksa, kalau mau tertib hukumnya. Malah seharusnya dimulai dari dia ini pemeriksaannya sebelum dilanjutkan ke yang lain. 'Gimana nih orang bisa masuk, kamu tahu gak?'"

"Pihak kepolisian belum melangkah ke sana. Agak mencurigakan kemudian, ini apa sih. Kan kuncinya di situ kalau mau masuk, ke jantung persoalannya kan Budi Arie," kata Mahfud.

Penangkapan

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menangkap dua buronan kasus judi online di Komdigi.

Keduanya yakni pria berinisial MN dan DM. Mereka ditangkap pada Sabtu (9/11/2024) setelah kabur ke luar negeri.

Dengan ditangkapnya MN dan DM, total tersangka dalam kasus judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komdigi kini berjumlah 17 orang.

"Tim berhasil mengamankan salah seorang DPO dengan inisial MN. Ketika MN dilakukan penangkapan, selanjutnya dilakukan pengembangan dan didapatkan satu orang tersangka lagi dengan inisial DM yang terlibat dengan perjudian online," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, Minggu (11/11/2024) malam.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved