4 Langkah Cegah Batu Ginjal Selain Banyak Minum Air Putih, Sepele Tapi Banyak Diabaikan
4 Langkah Cegah Batu Ginjal Selain Banyak Minum Air Putih, Sepele Tapi Banyak Diabaikan
TRIBUNJAKARTA.COM - Batu ginjal merupakan kondisi terbentuknya kristal senyawa kimia yang ada di dalam urine.
Ketika seseorang mengalami batu ginjal, umumnya tidak selalu menimbulkan gejala.
Akan tetapi gejala batu ginjal biasanya akan muncul ketika batu mulai bergerak di saluran kencing untuk keluar tubuh.
Hal ini biasanya menimbulkan rasa sakit terutama di area punggung bawah sebelah kanan atau kiri, meskipun batu berukuran kecil sekalipun.
Hal ini diungkap Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital Permata Hijau, dr. Alberth Ivan Parasian Sp.U.
"Batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya terbawa urine, namun prosesnya bisa sangat menyakitkan. Operasi dapat menjadi pilihan bagi batu di saluran kemih, termasuk ginjal yang berukuran besar," kata dia.
Kurangnya minum air putih seringkali dikaitkan dengan kondisi ini.
Dokter Alberth menjelaskan, ketika konsentrasi urine dalam kondisi sangat kental, senyawa kimia yang terkandung di dalamnya akan lebih mudah berikatan sehingga akan membentuk kristal batu ginjal.
Itu sebabnya, mengala sering minum atau mencukupi kebutuhan cairan adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah batu ginjal.
Namun tak itu, beberapa hal lain juga sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya batu ginjal.
Beberapa cara yang bisa lakukan untuk mencegah batu ginjal selain banyak minum air putih:
- Membatasi makanan yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal seperti daging merah, makanan tinggi gula dan garam, makanan olahan, makanan tinggi oksalat, seperti kacang-kacangan.
- Menjaga berat badan ideal.
- Konsumsi makan makanan alami tinggi kalsium, bukan dari suplemen (terutama jika tidak berkonsultasi dokter).
- Makan buah dan sayur yang baik untuk batu ginjal, seperti jeruk, lemon, jeruk bali, sayuran hijau.
Beberapa tanda batu ginjal yang perlu diwaspadai, yakni sebagai berikut:
- Rasa sakit hebat dan tajam di pinggang, punggung bawah, atau di bawah rusuk
- Rasa sakit yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan
- Rasa sakit yang hilang timbul
- Sensasi terbakar atau sakit saat buang air kecil (anyang-anyangan)
- Urine berwarna merah mudah, kemerahan, atau cokelat
- Urine keruh dan berbau tidak sedap
- Sensasi buang air kecil yang tidak puas
- Sering ingin buang air kecil
- Mual dan muntah
- Demam dan menggigil jika batu ginjal menyebabkan infeksi
Jika mengalami kondisi ini, sebaiknya segera periksa ke dokter.
Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis ada atau tidaknya batu ginjal.
Seperti dengab metode tes urine, tes darah, rontgen, CT Scan, MRI Ginjal atau USG ginjal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-gangguan-ginjal-akut-misterius-pada-anak.jpg)