Anak 5 Tahun Korban Kekerasan

Gelar Olah TKP, Polisi Cek Kasur Hingga Amankan Pakaian Anak 5 Tahun yang Tewas di Pasar Rebo

Tim gabungan melakukan olah TKP terkait kasus anak perempuan berinisial AG (5) yang tewas di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

|
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya melakukan olah TKP terkait kasus anak perempuan berinisial AG (5) yang tewas di Pasar Rebo.

Olah TKP dilakukan pada Kamis (5/12/2024) malam, setelah pihak keluarga korban melaporkan kasus AG yang diduga meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar.

Ketua RT tempat AG tinggal, Zaelani mengatakan dalam olah TKP melibatkan personel gabungan dari Polres dan Polda itu pihak kepolisian memeriksa kasur hingga pakaian korban.

"Semua diperiksa, kasur diperiksa juga. Jadi polisinya seperti pakai kapas korek kuping begitu, dicelupkan ke cairan lalu dicek ke kasur. Terus dimasukan ke plastik," kata Zaelani, Jumat (6/12/2024).

Menurut pengurus lingkungan yang mendampingi pihak kepolisian saat kejadian, proses olah TKP di rumah AG berlangsung sejak sekira pukul 20.00 WIB hingga 22.30 WIB.

Selain memeriksa seluruh ruangan rumah AG, pihak kepolisian juga mengamankan baju dan celana yang dikenakan korban sebelum meninggal dunia untuk keperluan penyelidikan.

"Celana dan baju korban dibawa. Kalau pampers enggak, karena anak itu enggak memakai pampers. Kemarin malam itu ada banyak dari pihak kepolisian yang datang," ujarnya.

Zaelani menuturkan dalam proses olah TKP itu pihak kepolisian juga meminta keterangan dari paman korban yang sejak awal membawa dan mendampingi perawatan AG.

Kemudian ayah kandung korban, nenek korban, dan istri dari paman korban sebagai saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut mengungkap kasus penyebab tewasnya AG.

"Paman korban, ayah korban, dan istri pamannya korban itu sempat dipanggil ke Polda Metro Jaya semalam. Tapi paman dan istrinya itu sudah pulang. Cuman ayahnya korban masih di Polda," tuturnya.

Sebelumnya, pengungkapan kasus AG yang meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar diketahui saat korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo.

Menurut pengurus lingkungan saat menangani perawatan AG selama tiga hari, tim dokter RSUD Pasar Rebo mendapati kejanggalan sehingga melaporkan kematian korban ke kepolisian.

Jenazah AG lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi memastikan sebab kematian, dari pemeriksaan tim dokter forensik ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

"Ada kekerasan fisik, dan dilakukan pemeriksaan penunjang patologi anatomi untuk menentukan sebab kematiannya," kata Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Hery Wijatmoko.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved