Persija Jakarta
Carlos Pena Resah & Ngeluh ke Wasit Gara-gara Persija Kalah,Ada Hal Tak Beres Gol Witan Tak Disahkan
Carlos Pena tak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena tim yang dilatihnya mengalami kekalahan dari Bali United. Kepemimpinan wasit disorot.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Carlos Pena tak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena tim yang dilatihnya mengalami kekalahan dari Bali United di Liga 1 pekan 15.
Hasil akhir pertandingan Bali United melawan Persija Jakarta berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tim tuan rumah di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (15/12/2024).
Persija sejatinya bisa unggul lebih dulu di menit ke-18 lewat gol Gustavo Almeida.
Keunggulan itu tak berlangsung lama usai tuan rumah menyamakan kedudukan lewat Everton Nascimento di menit ke-26.
Dua gol Serdadu Tridatu lainnya dicatatkan oleh Rahmat Arjuna (45') dan Muhammad Rahmat (70').
Carlos Pena mengatakan dirinya sangat sulit menganalisa jalannya pertandingan.
Hal tersebut, lanjut Carlos Pena, tidak lepas dari keputusan wasit yang menurutnya sangat berdampak pada jalannya pertandingan.
"Sangat sulit membicarakan sepak bola ini," ungkap pelatih asal Spanyol itu, dalam sesi jumpa pers, Minggu (16/12/2024).

"Menurut saya, wasit memberikan pengaruh yang sangat besar dalam pertandingan," paparnya.
Carlos Pena pun mengatakan ada dua keputusan Wasit Tommi Manggopa, yang mempengaruhi pertandingan.
Situasi pertama adalah saat Ryo Matsumura yang dilanggar keras di babak pertama, dan gol Witan Sulaeman yang dianulir oleh VAR.
Persija sejatinya bisa menyamakan kedudukan jika gol Witan Sulaeman disahkan pada menit ke-57.

Sayangnya, dalam situasi yang kemelut tersebut, wasit yang mengecek VAR memutuskan untuk menganulir gol Witan.
"Di babak pertama, Ryo Matsumura menerima satu pelanggaran yang bagi saya adalah kartu merah."
"Jelas kartu merah dan di babak kedua, saya tidak mengerti mengapa dia tidak mengesahkan gol Witan," kata Carlos Pena.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.