Bukan Cuma Soal Kejantanan, Ini Dampak Rendahnya Hormon Testosteron Pria, Salah Satunya Mood Swing!

Bukan Cuma Masalah Kesuburan, Ini Dampak Rendahnya Hormon Testosteron Bagi Pria, Salah Satunya Mood Swing

Tayang:
pexels.com
Ilustrasi pria 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hormon testosteron memiliki peran yang sangat penting bagi seorang pria.

Salah satu manfaat hormon tersebut yang banyak diketahui orang, diantaranya berhubungan dengan reproduksi pria.

Hormon testosteron memiliki peran dalam pembentukan sel sperma sehingga berkaitan dengan kesuburan.

Namun faktanya, manfaat dari hormon testosteron bagi pria bukan cuma terkait ini saja.

Ada banyak aspek kehidupan pria yang dipengaruhi oleh testosteron, termasuk aspek psikologi, seperti suasana hati, tingkat energi, hingga kemampuan konsentrasi. 

Ketidakseimbangan kadar hormon testosteron dalam tubuh pria, rupanya bisa memengaruhi banyak hal.

Seperti produktivitas dalam bekerja, hingga hubungan dengan lingkungan atau orang terdekatnya.

Hal ini dijelaskan oleh Dokter Spesialis Andrologi Eka Hospital BSD, Christian Christoper Sunnu.

"Benar bahwa salah satu fungsi hormon testosteron pada pria adalah pembentukan sel sperma. Inilah yang menjadi tolok ukur pertama dalam kesuburan. Nyatanya, testosteron tidak hanya berperan sebagai hormon seks pria," kata dia, dihimpun dari keterangan pers Eka Hospital.

Ia pun menjabarkan, ada beberapa peran penting testosteron selain sebagai hormon seks dan kesuburan.

Diantaranya menjaga tingkat energi, meningkatkan kemampuan berpikir, meningkatkan performa kerja, hingga mendorong semangat hidup aktif.

Mengingat testosteron punya banyak manfaat, bagi seorang pria menjaga keseimbangan hormon tersebut sangatlah penting.

Berikut beberapa gejala yang bisa terjadi apabila seorang pria memiliki kadar testosteron rendah:

  • Mengalami suasana hati yang berubah-ubah (mood swing)
  • Rentan stres atau depresiGairah seksual menurun
  • Disfungsi ereksi
  • Kehilangan massa otot dan massa lemak meningkat
  • Kesulitan berkonsentrasi dan mengingat
  • Kelelahan kronis
  • Menurunnya performa kerja
  • Penipisan rambut atau rambut rontok
  • Penurunan kepadatan tulang
  • Sulit tidur (insomnia)

Apabila Anda mencurigai beberapa gejala di atas, disarankan segera berkonsultasi ke dokter untuk melakukan tes darah.

Apabila benar gejala yang dialami dikarenakan kadar testosteron rendah, dokter dapat merujuk Anda untuk mendatangi dokter spesialis andrologi.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved