Timnas Indonesia

Di Era STY 2 Pemain Ini Diacuhkan Timnas, Kluivert Datang Bikin Harapan Kembali, Kejelekan Diungkap

Di era kepemimpinan Shin Tae-yong, dua pemain yakni Mac Klok dan Elkan Baggott posisinya tergusur tak dipanggil ke Timnas Indonesia.

Editor: Wahyu Septiana
Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. Di era kepemimpinan Shin Tae-yong, dua pemain yakni Mac Klok dan Elkan Baggott posisinya tergusur tak dipanggil ke Timnas Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dua pemain keturunan yang sempat diacuhkan pelatih Shin Tae-yong berpeluang kembali bergabung ke Timnas Indonesia.

Di era kepemimpinan Shin Tae-yong, dua pemain yakni Mac Klok dan Elkan Baggott posisinya tergusur tak dipanggil ke Timnas Indonesia.

Marc Klok terakhir kali dipanggil ke Timnas Indonesia saat melawan Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 21 Maret 2024.

Sementara itu, Elkan Baggott terakhir kali dipanggil ke Timnas Indonesia pada Piala Asia 2023 yang digelar Januari 2024.

Sejak saat itu, keduanya tak lagi menghuni panggilan dari Timnas Indonesia.

Beredar kabar bila keduanya tak dipanggil ke Timnas Indonesia karena berkonflik dengan Shin Tae-yong.

Konflik tersebut mengakibatkan keduanya tak lagi mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia.

Bahkan, Marc Klok berani mengungkap sikap tak wajar Shin Tae-yong ketika memimpin Timnas Indonesia.

PSSI resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu dikontrak dua tahun hingga 2027. Kluivert bakal ditemani dua rekannya dari Belanda yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
PSSI resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu dikontrak dua tahun hingga 2027. Kluivert bakal ditemani dua rekannya dari Belanda yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat.

Dalam sebuah wawancara Marc Klok dengan media Belanda Espn.nl, sang pemain menyebut Shin Tae-yong mempunyai ketegasan di Timnas Indonesia.

Tapi Marc Klok melihatnya pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu sangat diktator saat melatih Timnas Indonesia.

“Dia benar-benar seorang diktator dan dia berada di atas grup,” kata Marc Klok seperti dikutip dari laman berita Espn.nl, Jumat (10/1/2025).

Pemain berposisi gelandang itu memberikan contoh sisi lain dari Shin Tae-yong.

Marc Klok ketika memperkuat timnas U-23 Indonesia kontra Timor Leste pada 10 Mei 2022.
Marc Klok ketika memperkuat timnas U-23 Indonesia kontra Timor Leste pada 10 Mei 2022. (Tangkap Layar/Instagram @marcklok)

Menurut Klok, saat ada pemain yang tak sependapat atau tidak sepemikiran dengan pelatih nasibnya tak bakal aman di Timnas Indonesia.

Bahkan, Marc Klok sendiri mengaku sempat berkonflik dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Jika Anda bertengkar dengannya, nama Anda sudah pasti bisa dicoret,” ujar Marc Klok.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved