Guru Pondok Pesantren di Jakarta Timur Diduga Lecehkan Santri

Sebuah video disertai narasi guru pada pondok pesantren di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga mencabuli santrinya viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Daily Mail
Ilustrasi pelecehan seksual wanita - 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sebuah video disertai narasi guru pada pondok pesantren di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga mencabuli santrinya viral di media sosial.

Dalam narasi beredar di media sosial disebutkan bahwa pelaku diduga lebih dari seorang, bahkan pengurus yayasan pondok pesantren disebut terlibat dalam tindak pencabulan tersebut.

Sementara dalam video tampak sejumlah personel Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Duren Sawit berpakaian dinas berada di sekitar pondok pesantren tersebut.

Sementara santri yang menjadi korban dan guru diduga pelaku pencabulan sudah dibawa pada Rabu (15/1/2025) ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Dikonfirmasi kejadian, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan dialami santri pada pondok pesantren.

"Iya, masih ditangani (kasusnya)," kata Nicolas saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2025).

Namun dia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus karena masih dalam tahap penyidikan jajaran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Sementara Lurah Pondok Kelapa, Rasikin menuturkan pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dugaan pencabulan terhadap santri pondok pesantren dari pihak Polsek Duren Sawit.

"Sementara (lokasi) mau disterilkan dulu, para orangtua santri mau dipanggil. Jadi informasi dari pihak Polsek mau disterilkan (lokasi) dulu sampai menunggu tindak lanjutnya," kata Rasikin.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved