Transformasi Digital Manajemen Tenaga Kerja: E-Recruitment Hingga Layanan ke Indonesia Timur
PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) melakukan transformasi digital yang menjadi fokus pembangunan era Prabowo Subianto.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Transformasi digital menjadi salah satu hal utama yang menjadi fokus pembangunan pemerintah Republik Indonesia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini, tak terkecuali digitalisasi dalam hal ketenagakerjaan.
Pengembangan digitalisasi dalam penyediaan tenaga kerja menjadi salah satu langkah krusial yang dapat dilakukan untuk menyederhanakan proses seleksi hingga evaluasi kinerja karyawan.
Menyikapi upaya transformasi digital ini, berbagai perusahaan telah mengembangkan digitalisasi mulai dari perekrutan hingga asesmen karyawan, tak terkecuali PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS).
Digitalisasi mencakup berbagai aspek dalam manajemen tenaga kerja, seperti penerimaan karyawan melalui e-recruitment, pelaksanaan psikotes secara digital (e-psikotes), serta penilaian kinerja tenaga kerja melalui e-assessment.
Menurut Direktur PKSS Moh. Harsono, transformasi digital penting untuk meningkatkan kualitas layanan perusahaan di dalam penyediaan tenaga kerja, pelayanan mitra, dan operasional bisnis.
"Karena itu, hingga akhir 2024, perusahaan telah mengembangkan dukungan digitalisasi dalam penyediaan tenaga kerja," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Harsono mengatakan, untuk merealisasikan transformasi digital dalam bidang ketenagakerjaan itu, PKSS yang telah melayani banyak perusahaan BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan swasta multinasional kini menempuh proses penerimaan karyawan lewat e-recruitment "Prima Career".
Itu merupakan aplikasi portal lowongan pekerjaan yang mempertemukan perusahaan dan sumber kandidat.
"Di dalam platform ini, calon pekerja dapat mengakses informasi lowongan kerja, mengajukan lamaran, mengikuti tes, hingga memonitor proses seleksi," kata Harsono.
Anak perusahaan Yayasan Kesejahteraan Pekerja dan Dana Pensiun BRI ini juga mengembangkan "Prima SuperApps" yaitu sebuah sistem absensi daring dari perangkat para pekerja.
Kelebihan aplikasi ini ialah tergabung ke sistem database perusahaan, sehingga ketika karyawan melakukan absensi, secara otomatis akan terekam secara langsung.
Sementara itu, Dirut PKSS Donny Permana mengatakan pihaknya baru saja melakukan langkah strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan.
PKSS membuka cabang ke-35 di Ambon, Maluku, yang bermaksud mendekatkan akses bagi pengguna jasa di kawasan Indonesia Timur.
Ini juga sejalan dengan rencana pemerintah menggencarkan pembangunan agar semakin masif di Indonesia Timur.
"Wilayah Indonesia Timur memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan layanan SDM berkualitas. Pembukaan cabang ini adalah bentuk nyata dari kehadiran kami untuk menjawab kebutuhan tersebut," pungkasnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Direksi-PKSS-memaparkan-inovasi-digital-dalam-manajemen-tenaga-kerja.jpg)