Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun Mulai Hari Ini, Simak Cara Pendaftarannya
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang berulang tahun bulan Februari mulai berjalan pada hari ini Senin (10/2/2025). Cek caranya.
TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bakal dimulai pada Senin (10/2/2025) hari ini.
Masyarakat dalam melakukan cek kesehatan gratis di puskesmas dan klinik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Masyarakat yang berulang tahun pada bulan ini akan mendapat kado spesial dari pemerintah berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Lalu bagaimana masyarakat mendapatkan fasilitas tersebut? Simak cara pendaftarannya.
Masyarakat yang berulang tahun pada Bulan Februari mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk beberapa jenis penyakit sesuai golongan usia.
Mulai dari bayi, anak-anak, usia dewasa, hingga lansia.
Khusus untuk warga usia dewasa, pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan yakni diantaranya terkait dengan penyakit kardiovaskular, paru, hingga kanker.
Sementara untuk lansia, pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan penyakit kanker, hati, paru, kardiovaskular, hingga geriatri.
Untuk usia anak-anak, pemeriksaan kesehatan gratis terkait dengan tumbuh kembang, kesehatan gigi, kesehatan mata dan telinga, tuberkulosis, talasemia, hingga gula darah.
Adapun pemeriksaan kesehatan ini nantinya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan cara mendaftar melalui aplikasi SatuSehat Mobile.
Perlu diketahui aplikasi SatuSehat Mobile merupakan aplikasi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang bisa didownload di Play Store atau Apps Store.
Namun bila Anda memiliki kendala dalam proses pendaftaran aplikasi tersebut, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk ikut pemeriksaan kesehatan gratis.
Masyarakat tetap bisa mendaftar untuk ikut pemeriksaan kesehatan gratis hadiah ulang tahun meski tanpa aplikasi SatuSehat Mobile.
Berikut cara daftar pemeriksaan kesehatan gratis kado ulang tahun tanpa aplikasi, dihimpun TribunJakarta.com dari media sosial Kemenkes.
1. Melalui layanan chatbot WhatsApp
- Buka chat layanan WhatsApp Kemenkes di nomor 081110500567.
- Ketik 'Hallo' atau 'Hai' lalu pilih menu cek kesehatan gratis.
- Pilih 'Ya' atau 'Tidak' sesuai pertanyaan yang diberikan.
- Pada pertanyaan aplikasi SatuSehat, pilih menu 'Tidak' bila tak punya aplikasi tersebut.
- Nantinya apabila pendaftar tak memiliki akun SatuSehat Mobile, akan diarahkan ke menu baru untuk masuk ke situs resmi yang tersedia.
- Isi data diri dan pilih jadwal kunjungan. Jika seluruh tahapan sudah dilakukan, selanjutnya pendaftar akan mendapat notifikasi lanjutan dan kode pendaftaran sesuai tanggal kehadiran.
2. Datang langsung ke Puskesmas
Selain lewat SatuSehat Mobile dan layanan WhatsApp, daftar cek kesehatan gratis bisa dilakukan dengan datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Anda hanya perlu datang ke Puskesmas, lalu scan barcode pendaftaran kesehatan gratis yang ada di loket puskesmas.
Selanjutnya isi formulir dengan lengkap dan tunggu sesuai antrean.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, program ini dirancang untuk mencakup seluruh populasi Indonesia, dari bayi baru lahir hingga lansia, dengan pemeriksaan yang dilakukan secara bertahap berdasarkan kelompok usia.
Untuk anak-anak di bawah enam tahun dan di atas usia sekolah, pemeriksaan akan dilakukan saat mereka berulang tahun, dengan toleransi satu bulan.
Sementara itu, anak usia sekolah akan menjalani pemeriksaan saat mereka masuk sekolah. Pemeriksaan akan dilakukan di 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik mitra BPJS Kesehatan, dengan jenis pemeriksaan yang berbeda sesuai tahapan usia.
Budi merincikan, untuk bayi baru lahir ada enam jenis screening, balita delapan jenis, anak usia SD hingga SMA 11 hingga 13 jenis, dewasa 19 jenis, dan lansia 19 jenis pemeriksaan.
Program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan mental sejak anak usia SD, serta screening kanker bagi kelompok usia di atas 40 tahun, termasuk kanker payudara, serviks, paru, dan kolorektal.
Cek Kesehatan di Jakarta
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) akan dibatasi hanya untuk 30 orang per hari di setiap puskesmas di Jakarta.
“Untuk PKG kita juga nanti harus layani sekitar 9,2 juta (masyarakat). Dengan asumsi per puskesmas setiap hari itu adalah 30 orang,” ucap Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi, usai meninjau kesiapan di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2025).
Pada tahap awal, program ini akan berlangsung di 44 puskesmas di Jakarta.
Selanjutnya, 292 puskesmas pembantu di tingkat kelurahan akan dilibatkan secara bertahap.
Teguh memastikan mulai dari tenaga kesehatan, peralatan medis, serta sistem pelayanan sudah siap untuk mendukung program ini.
Bagi masyarakat yang ingin mencoba program ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat Mobile.
Pasien dapat memilih puskesmas serta tanggal pemeriksaan sendiri.
“Prinsipnya bagi mereka yang sudah mendownload Satu Sehat Mobile, kemudian memilih puskesmasnya dan tanggalnya, lalu dia datang,” ucap Teguh.
PKG diberikan kepada masyarakat yang berulang tahun dalam periode Februari hingga April 2025.
Setelah April, warga yang berulang tahun diberikan waktu 30 hari setelah tanggal lahir untuk memanfaatkan pemeriksaan gratis ini.
Teguh memastikan program ini juga berlaku bagi warga luar Jakarta.
“Walaupun dia tidak ber-KTP Jakarta akan dilayani, dan nanti berlakunya kecuali yang bulan Januari sejak tahun kelahiran sampai 30 hari kemudian,” ucap Teguh. (TribunJakarta.com/Kompas.com)
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/CEK-KESEHATAN-GRATIS-Masyarakat-bisa-mendapatkan-pelayanan-cek-kesehatan-grati.jpg)