Cek Kesehatan Gratis

Daftar Penyakit yang Bisa Dideteksi Lewat Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun, Termasuk Kanker

Ini daftar penyakit yang bisa dideteksi lewat pemeriksaan kesehatan gratis kado ulang tahun dari pemerintah, termasuk kanker dan jantung.

Tayang:
Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
CEK KESEHATAN GRATIS - Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (10/2/2025). Pemerintah mengharapkan masyarakat lebih sadar untuk memeriksa kesehatan secara rutin tanpa perlu menunggu jatuh sakit. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ini daftar penyakit yang bisa dideteksi lewat pemeriksaan kesehatan gratis kado ulang tahun dari pemerintah, termasuk kanker dan jantung.

Masyarakat Indonesia yang berulang tahun, kini bisa dapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai hadiah dari negara.

Program pemeriksaan kesehatan gratis hadiah ulang tahun ini berlaku mulai hari ini, Senin (10/2/2025).

Bukan cuma sekadar cek darah, masyarakat bisa melakukan cek kesehatan secara menyeluruh untuk jenis penyakit tertentu sesuai dengan golongan usia.

Mulai dari bayi, anak-anak, dewasa, hingga lansia.

Khusus untuk bayi yang baru lahir, pemeriksaan kesehatan gratis bisa dilakukan pada saat usia bayi dua hari atau lebih dari 24 jam untuk memastikan spesimen yang diambil memiliki arti klinis. 

Sementara pemeriksaan kesehatan gratis hari ulang tahun untuk anak-anak, dewasa, dan lansia, dilaksanakan saat orang tersebut berulang tahun sampai maksimal satu bulan setelah tanggal ulang tahun tersebut. 

Adapun bagi masyarakat yang berulang tahun di bulan Januari dan Februari sebelum program diresmikan, tetap bisa menikmati layanan ini hingga 30 April 2025.

Berikut daftar penyakit yang bisa dideteksi lewat program pemeriksaan kesehatan gratis hadiah ulang tahun:

  1. Daftar penyakit yang bisa dideteksi pada bayi baru lahir: 
  • Kekurangan Hormon Tiroid sejak Lahir;  
  • Kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD); 
  • Kekurangan hormon adrenal sejak lahir; 
  • Penyakit jantung bawaan (PJB) kritis; 
  • Kelainan saluran empedu; 
  • Masalah pertumbuhan. 

2. Daftar penyakit yang bisa dideteksi pada balita dan anak prasekolah: 

  • Masalah pertumbuhan;
  • Masalah perkembangan; 
  • Tuberkulosis; 
  • Kesehatan Telinga; 
  • Kesehatan Mata; 
  • Kesehatan Gigi; 
  • Talasemia (mulai usia 2 tahun);  
  • Gula darah (mulai usia 2 tahun); 

3. Daftar penyakit yang bisa dideteksi pada usia dewasa:

Kardiovaskular: 

  • Merokok; 
  • Tingkat aktivitas fisik; 
  • Status gizi; 
  • Gigi; 
  • Tekanan darah;
  • Gula darah; 
  • Risiko stroke (mulai usia 40 tahun); 
  • Risiko jantung (mulai usia 40 tahun);  
  • Fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun); 

Paru: 

  • Tuberkulosis; 
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun; 

Kanker: 

  • Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun); 
  • Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun); 
  • Kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun);
  • Kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun); 

Fungsi indra: 

  • Mata; 
  • Telinga; 

Kesehatan jiwa;  

Hati: 

  • Hepatitis B; 
  • Hepatitis C; 
  • Fibrosis/sirosis hati; 

Calon pengantin: 

  • Anemia (hanya pada perempuan); 
  • Sifilis; 
  • HIV

4. Untuk lanjut usia (Lansia): 

1. Geriatri; 

2. Kardiovaskular: 

  • Merokok; 
  • Tingkat aktivitas fisik; 
  • Status gizi; 
  • Gigi; 
  • Tekanan darah; 
  • Gula darah; 
  • Risiko stroke (mulai usia 40 tahun);
  • Risiko jantung (mulai usia 40 tahun);
  • Fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun); 

3. Paru: 

  • Tuberkulosis; 
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK); 

4. Kanker: 

  • Kanker payudara (pada perempuan hingga usia 69 tahun); 
  • Kanker leher rahim (pada perempuan hingga usia 69 tahun); 
  • Kanker paru (pada laki-laki); 
  • Kanker usus (pada laki-laki); 

5. Fungsi indra 

  • Mata;
  • Telinga; 

6. Kesehatan jiwa; 

7. Hati: 

  • Hepatitis B; 
  • Hepatitis C; 
  • Fibrosis/sirosis hati. 

Cara daftar pemeriksaan kesehatan gratis kado ulang tahun

Perlu diketahui, pemeriksaan kesehatan gratis sebagai hadiah ulang tahun bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan cara mendaftar melalui aplikasi SatuSehat Mobile. 

Aplikasi ini bisa diunduh di Hp Android ataupun iPhone.

Namun bagi Anda yang terkendala menggunakan layanan aplikasi milik Kemenkes itu, tetap bisa mendaftar melalui layanan chat WhatsApp Kemenkes dan datang langsung ke Puskesmas terdekat.

Berikut cara daftar cek kesehatan gratis hadiah ulang tahun selain melalui aplikasi SatuSehat.

1. Melalui layanan chatbot WhatsApp 

  • Buka chat layanan WhatsApp Kemenkes di nomor 081110500567. 
  • Ketik 'Hallo'  atau 'Hai' lalu pilih menu cek kesehatan gratis
  • Pilih 'Ya' atau 'Tidak' sesuai pertanyaan yang diberikan. 
  • Pada pertanyaan aplikasi SatuSehat, pilih menu 'Tidak' bila tak punya aplikasi tersebut. 
  • Nantinya apabila pendaftar tak memiliki akun SatuSehat Mobile, akan diarahkan ke menu baru untuk masuk ke situs resmi yang tersedia. 
  • Isi data diri dan pilih jadwal kunjungan. Jika seluruh tahapan sudah dilakukan, selanjutnya pendaftar akan mendapat notifikasi lanjutan dan kode pendaftaran sesuai tanggal kehadiran.

2. Datang langsung ke Puskesmas 

Selain lewat SatuSehat Mobile dan layanan WhatsApp, daftar cek kesehatan gratis bisa dilakukan dengan datang langsung ke fasilitas kesehatan. 

Anda hanya perlu datang ke Puskesmas, lalu scan barcode pendaftaran kesehatan gratis yang ada di loket puskesmas. 

Selanjutnya isi formulir dengan lengkap dan tunggu sesuai antrean.  

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved