Tingkatkan Omset Ritel, Aprindo Luncurkan Program Friday Mubarak

Aprindo resmi meluncurkan program Friday Mubarak, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor ritel modern.

Istimewa
FRIDAY MUBARAK - Aprindo resmi meluncurkan program Friday Mubarak, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor ritel modern. Program ini merupakan inisiasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan. (DOK.APRINDO) 

TRIBUNJAKARTA.COMAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) resmi meluncurkan program Friday Mubarak, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor ritel modern.

Program ini merupakan inisiasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang dan selama bulan Ramadan.

Ada banyak penawaran menarik yang diberikan pada periode program ini.

Didukung oleh lebih dari 150 brand ritel nasional, harga terjangkau ditawarkan untuk masyarakat sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya beli.

Ketua Umum DPP Aprindo, Solihin, menyebut bahwa Friday Mubarak bukan sekadar program promosi, tetapi sebuah langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pertumbuhan sektor ritel.

"Momentum Ramadan selalu memberikan dampak signifikan bagi sektor ritel. Melalui Friday Mubarak, kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga stabil, serta meningkatkan akses pasar bagi UMKM 1ecto,"

"Dengan kolaborasi yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah, kami yakin program ini dapat memberikan manfaat luas bagi ekonomi nasional,” ujar Solihin.

Kata Solihin, program ini ditargetkan mampu mencatatkan omset hingga Rp 2,5 triliun per hari, dengan total transaksi diproyeksikan mencapai Rp 77 triliun selama periode 28 Februari – 28 Maret 2025.

Angka ini menunjukkan potensi kenaikan 50 hingga 69 persen jika dibandingkan periode reguler.

Acara peluncuran program ini berlangsung di Hypermart Puri Jakarta Barat, dan juga dilakukan serentak di lima lokasi lainnya yaitu Super Indo Kota Semarang, Alfamart Lampung, Indomaret Kabupaten Dairi dan Alfamart.

Aprindo juga berkolaborasi dengan Pemerintah guna memastikan program tersebut berjalan dengan baik.

Diantaranya termasuk Kemenko Perekonomian RI, Kemenko Pangan, Kemendag, Kemendagri, Kemenkop UKM, Kemenperin, Kementan, Bulog, Bapanas, dan BPJPH.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kolaborasi antara sektor ritel dan pemerintah dalam Friday Mubarak ini juba menjadi contoh sinergi baik dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok. 

"Dengan upaya ini, kita tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan harga yang stabil, tetapi juga menggerakkan perekonomian nasional secara lebih luas,” kata Airlangga.

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, Solihin menambahkan, Friday Mubarak diharapkan bisa menjadi solusi atas beberapa tantangan selama Ramadan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved