Viral di Media Sosial

Sebel Dibandingkan dengan Bondan Winarno, Codeblu: Beliau Legend Seperti Bung Karno

Menurut Codeblu, Bondan Winarno merupakan sosok yang tidak bisa dibandingkan dan tak tergantikan.

(Instagram presidensoekarno, Instagram Codeblu dan Kompas/Eddy Hasby).
KONTROVERSI CODEBLU - Food Reviewer Codeblu ogah dibanding-bandingkan dengan pakar kuliner, almarhum Bondan Winarno. Menurutnya, Bondan merupakan seorang legenda dan tak tergantikan seperti layaknya Presiden pertama RI, Soekarno. (Instagram presidensoekarno, Instagram Codeblu dan Kompas/Eddy Hasby). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Food Reviewer William Anderson alias Codeblu yang belakangan disorot secara negatif oleh publik mulai dibanding-bandingkan dengan sosok pakar kuliner, almarhum Bondan Winarno

Codeblu dinilai publik memiliki cara yang bertolak belakang dengan Bondan dalam mengulas makanan.

Pasalnya, Codeblu kerap blak-blakan mengulas makanan secara buruk sementara Bondan tidak. 

Codeblu menolak dibanding-bandingkan dengan Bondan.

Menurutnya, Bondan merupakan sosok yang tidak bisa dibandingkan dan tak tergantikan.

"Saya dibandingkan (sama Pak Bondan) sad juga karena Pak Bondan itu tidak bisa dibandingkan, tidak bisa tergantikan. Pak Bondan itu kayak Bung Karno mana bisa tergantikan dan terlalu legend," katanya seperti dikutip dari Youtube Intens Investigasi yang tayang pada Selasa (11/3/2025). 

Pria berkepala plontos itu mengagumi sosok Bondan, sang pemilik jargon 'Maknyus' tersebut. 

Ia sering menonton acara kuliner yang dibawakan Bondan.

Codeblu pun juga mengaku tak suka dibanding-bandingkan dengan Bondan. 

Tanggapan soal gerakan boikot

Codeblu menanggapi santai dengan aksi boikot melarang dirinya masuk tempat makan. 

Sambil cengar cengir, pria berkepala plontos itu tak mau ambil pusing dan memilih ikhlas dengan pelarangan tersebut. 

Hal itu terungkap ketika menjawab pertanyaan wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan setelah menjalani pemeriksaan kasus dugaan pemerasan pada Selasa (11/3/2025) kemarin.

Raut wajahnya tak terlihat tegang dan kerap tersenyum. 

"Sedih lah ya, dan kaget tapi di saat bersamaan yaudah enggak apa-apa. Kalau memang gue enggak boleh masuk ke restoran tersebut, gue enggak memaksa untuk masuk," ujarnya seperti dikutip dari Youtube Intens Investigasi yang tayang pada Selasa (11/3/2025). 

Ia sebenarnya tak menyangka dampak yang begitu besar setelah kasus dugaan pemerasan ini viral. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved