Mudik Lebaran 2025

Demi Dapat Tiket Kereta, Agus Rela Tunda Mudik Sampai Usai Lebaran

Agus (45) yang membawa anak dan istrinya untuk mudik ke Garut, Jawa Barat dengan menggunakan kereta api Cikuray.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
TUNDA MUDIK - Agus, salah satu warga yang memilih menunda mudik ke kampung halaman karena tak kebagian tiket kereta saat masa arus mudik Lebaran. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Meski sudah memasuki arus balik, tetapi masih banyak pula warga yang baru akan mudik ke kampung halaman pada H+5 Lebaran hari ini atau Sabtu (5/4/2025).

Satu di antaranya yakni Agus (45) yang membawa anak dan istrinya untuk mudik ke Garut, Jawa Barat dengan menggunakan kereta api Cikuray.

Agus sebenarnya ingin bisa berada di kampung halaman sejak sebelum Lebaran. 

Namun, ia baru mendapatkan tiket KA Cikuray untuk keberangkatan hari ini.

"Soalnya dapat tiketnya baru buat di tanggal 5 April hari ini, kemarin udah nyari tapi ga dapat karena kehabisan," kata Agus ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu.

Alasan utama Agus rela menunda waktu mudiknya hingga setelah Lebaran karena faktor biaya.

"Naik kereta kan murah dan cepat. Harganya cuma Rp 45 ribu aja, kalau naik bus kan harganya bisa naik sampai ratusan ribu, saya kan ini sekeluarga makanya berasa juga kalau naik bis."

"Belum lagi jalanannya macet jadinya ga nentu sampainya jam berapa," kata Agus yang tinggal di wilayah Serang, Banten.

Beda lagi cerita dari Tian (30) yang mudik pada hari ini karena baru mendapatkan libur dari tempatnya bekerja.

Ia hendak bertolak menuju kampung halamannya di Purwokerto, Jawa Tengah bersama beberapa teman kerjanya yang berasal dari satu daerah.

"Soalnya saya kerja satpam. Baru dapat liburnya setelah Lebaran ini, kemarin pas Lebaran itu kebagian jadwal piket, makanya baru bisa pulang sekarang," ujarnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, total penumpang berangkat dari seluruh stasiun di Daop 1 Jakarta pada hari ini mencapai 33.045 penumpang dengan 88 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ).

"Dimana tingkat okupansi sebesar 67 persen dari total 49.184 tempat duduk tersedia," kata Ixfan.

Sementara penumpang yang datang ke wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 52.060 penumpang.

(TribunJakarta)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved