Tarif Transjakarta Naik? Gubernur Pramono: Masih Dikaji
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal rencana kenaikan tarif Transjakarta yang diusulkan oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Tarif Rp3.500 yang saat ini diterapkan pun sudah bertahan sejak tahun 2007 silam atau 18 tahun lalu.
Untuk itu, DTKJ bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal segera membahas soal kenaikan tarif Transjakarta ini.
“Rasa-rasanya ini juga nanti akan dikaji secara technical oleh tim Dishub dengan DTKJ nanti akan bersama-sama untuk menajamkan itu, tapi pembicaraan ke arah sana dan akan menuju ke arah sana,” ujarnya.
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat bakal memberikan hasil laporan kajian terkait wacana kenaikan tarif Transjakarta kepada Pramono.
Salah satunya terkait besaran upah minimum provinsi (UMP) Jakarta, dimana pada 2007 silam besarannya hanya sekira Rp 900.560, sedangkan saat ini sudah naik menjadi Rp 5.396.791.
“Deta pembahasannya untuk mendapatkan persetujuan tentu semua aspek yang berpengaruh, variabel-variabel berpengaruh terhadap tarif itu menjadi kajian detail kami untuk kami laporkan kepada pak gubernur,” tuturnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Analisis Keunggulan Pramono Atas KDM di Survei Anak Muda, Pengamat: Popularitas Jadi Jebakan |
|
|---|
| PSI Minta Pramono Buat Kebijakan Konkret untuk Gen Z, Soroti Sulitnya Punya Hunian di Jakarta |
|
|---|
| Gubernur Jakarta Pramono Galakkan Gerakan Pemilahan Sampah Serentak Mulai 10 Mei |
|
|---|
| Sekolah Swasta Gratis Tak Boleh Pungut Biaya, Pramono: Melanggar Langsung Ditindak Tegas! |
|
|---|
| Tarif Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Segera Diumumkan, Tak Lagi Rp3.500? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-transjakarta-melintas.jpg)