SOSOK Andi Muawiyah Ramly, Anggota DPR yang Senggol Dedi Mulyadi 'Gubernur Lambe Turah' dan Naif
Hal itu diucapkannya ketika rapat dengar pendapat bersama KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) pada Rabu (21/5/2025).
TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok Andi Muawiyah Ramly kini tengah disorot publik.
Anggota Komisi X dari Fraksi PKB tersebut menyenggol Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Andi secara blak-blakan menyebut KDM sebagai 'Gubernur Lambe Turah'.
Hal itu diucapkannya ketika rapat dengar pendapat bersama KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) pada Rabu (21/5/2025).
Andi mengkritik Dedi Mulyadi yang tidak mengirimkan utusan dari Kormi Jawa Barat untuk hadir dalam acara Festival Olahraga Nasional (Fornas) yang digelar setiap dua tahun oleh Kormi.
Pada tahun ini, Kormi akan menyelenggarakan Fornas yang ke-delapan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kalau Pak Dedi Mulyadi, Gubernur Lambe Turah, macem-macem, dia mengatakan saya akan mengongkosi seluruh UMKM sepuluh juta, kalau dia bisa vasektomi. Masa untuk penyelenggaraan Kormi tidak bisa mengutus utusan?" katanya.
Ia juga membandingkan Dedi Mulyadi yang lebih memilih mengongkosi anak-anak nakal untuk dididik di barak militer.
"Masa dia bisa mengongkosi anak nakal untuk dididik di Kodam Siliwangi tapi untuk utusan Kormi ke NTB tidak mampu melakukan itu? Naif sekali gubernur ini, sangat naif. Makanya kita gugat di forum ini. 'Hey Pak Dedi silakan utus Kormi Jawa Barat ke NTB," ujarnya.
Sosok Andi Muawiyah
Diketahui, Andi Muawiyah Ramly, M.Si. lahir 10 Oktober 1957.
Ia adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode sejak 2019 dan dari 2013 hingga 2014.
Untuk periode kedua, ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan II.
Muawiyah merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa, ia duduk di Komisi X.
Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI mewakili daerah pemilihan Jawa Timur X dari 2013 hingga 2014, menggantikan Effendy Choirie yang diberhentikan partai.
Riwayat pendidikan
Ia bersekolah di SD Negeri Watampone dan lulus 1969.
| Peneliti Bedah Perspektif Anak Muda di Balik 3 Gubernur Terbaik: Politik Realisme Jadi Panglima |
|
|---|
| Gaya Kepemimpinan Tenang Pramono Anung Dinilai Jadi Kunci Elektabilitas di Kalangan Anak Muda |
|
|---|
| Analisis Keunggulan Pramono Atas KDM di Survei Anak Muda, Pengamat: Popularitas Jadi Jebakan |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Skakmat Guru SMKN 2 Garut yang Potong Paksa Rambut Siswi 'Yang Jadi Problem Apa?' |
|
|---|
| Ini 3 Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Survei Anak Muda, Sherly Tjoanda Ungguli Pramono dan KDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-iNews-dan-KDM-Channel.jpg)