Jukir Liar Dipantau CCTV, Parkir Liar Diklaim Makin Jarang di Tanah Abang

Pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi diklaim berhasil mencegah parkir liar di sekitar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tayang:
Bima Putra/TribunJakarta.com
ILUSTRASI PARKIR LIAR - Pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi diklaim berhasil mencegah parkir liar di sekitar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi diklaim berhasil mencegah parkir liar di sekitar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kepala Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (UPSPLL) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Yayat Sudrajat bilang, kini pemantauan dan pengawasan terhadap parkir liar bisa dilakukan secara real time melalui Network Operation Center (NOC) di Gedung Dinas Teknis, Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.

“Jadi begitu kendaraan parkir sembarangan terpantau, operator langsung berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk melakukan penindakan cepat,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/5/2025).

Yayat menjelaskan, saat ini CCTV sudah dipasang di sejumlah titik-titik strategis, seperti di Jalan Jatibaru dan Simpang Blok C yang selama ini marak parkir liar.

Dengan pemasangan CCTV dan pengawasan berbasis teknologi, area-area tersebut diaebut Yayat mulai lebih tertib dan lancar.

“Penurunan pelanggaran ini menjadi bukti efektivitas pendekatan digital dalam menduking ketertiban lalu linta,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemasangan CCTV ini menjadi salah satu upaya konkret pemanfaatan teknologi untuk menegakkan ketertiban lalu lintas.

Selain untuk menciptakan Jakarta yang lebih tertib dan aman, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menginstruksikan penertiban dengan melibatkan Satpol PP dan PPSU.

lihat fotoGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan sopir angkot jalur Puncak Bogor selama dua hari untuk mengurangai kemacetan selama libur panjang. Ia berjanji memberikan kompensasi. Namun Sang Gubernur ogah 'kecele' lagi sehingga dananya akan diberikan langsung ke sopir
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan sopir angkot jalur Puncak Bogor selama dua hari untuk mengurangai kemacetan selama libur panjang. Ia berjanji memberikan kompensasi. Namun Sang Gubernur ogah 'kecele' lagi sehingga dananya akan diberikan langsung ke sopir

“Dishub DKI Jakarta pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sistem pemantauan demi menciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” tuturnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved