Kinerja Pramono Dapat Kritik Pedas, Banyak Warga Jakarta Lebih Tahu Program Dedi Mulyadi
Kinerja Pramono Dapat Kritik Pedas, Faktanya Banyak Warga Jakarta Lebih Paham Program Dedi Mulyadi
TRIBUNJAKARTA.COM - Kinerja 100 hari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dapat kritik pedas dari beberapa pihak.
Faktanya, banyak warga Jakarta justru lebih paham dengan program yang dijalankan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ketimbang pasangan Pramono-Rano.
Kritikan tersebut salah satunya berasal dari warga Jakarta.
Novi (40) salah satu warga Jakarta yang ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat diantaranya.
Novi menilai, Pramono kurang gencar dalam menyuarakan gebrakan-gebrakan yang dibawanya untuk perkembangan Jakarta.
Ia bahkan mengaku belum pernah melihat aksi nyata dari Gubernur Pramono dalam mengatasi masalah di Jakarta.
Berbeda dengan Dedi Mulyadi, yang selalu eksis terdengar berbagi keseharian mengurus masalah di Jawa Barat.
Novi mengakui, kegiatan Dedi Mulyadi yang selalu dimuat di akun media sosialnya, membuat warga tak hanya di Jawa Barat menjadi mengetahui apa saja program yang dijalankan sang gubernur.
Salah satu program paling menonjol, yakni soal barak militer.
"Kalau Pramono saya belum lihat effortnya," kata dia saat diwawancara TribunJakarta.com, Jumat (30/5/2025).
Warga lain, yakni Ridwan (29) asal Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ridwan mengaku lebih puas dengan kinerja Dedi Mulyadi saat ini daripada Pramono Anung.
Bukan karena Pramono tak memiliki kinerja nyata, namun menurut Ridwan cara Dedi Mulyadi mengemas program-program kerjanya dalam bentuk konten membuat banyak warga jadi mengetahui apa saja yang sudah ia lakukan sebagai seorang Gubernur.
"Pramono juga bagus kayak dia kan buka pendaftaran PPSU sama perpanjang taman, tapi kan enggak seviral Pak Dedi yang selalu diupload di medsosnya jadi warga tuh pada tahu termasuk yang bukan di Jawa Barat," tuturnya.
Sementara itu, Astuti (52) warga Jakarta Selatan mengatakan tak tahu sama sekali dengan program yang sudah dijalankan oleh Gubernur Pramono Anung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/TribunJakartacomDionisius-Arya-Bima-Suci-dan-YouTube-KDM-Channel.jpg)