Survei Terbaru Dedi Mulyadi: Kepuasan Publik Capai 95 Persen, Tapi Tak Masuk Daftar Capres Pilihan
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat tinggi, namun namanya tidak masuk dalam daftar capres pilihan.
TRIBUNJAKARTA.COM - Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat tinggi, namun namanya tidak masuk dalam daftar capres pilihan.
Data tersebut berdasarkan temuan dua lembaga survei berbeda, Indikator Politik Indonesia dan Indonesia Political Opinion (IPO) yang baru dirilis belakangan ini.
Indikator Politik Indonesia
Indikator Politik Indonesia menggelar survei pada 12-19 Mei 2025 bertajuk 'Evaluasi Publik atas Kinerja 100 Hari Gubernur-Gubernur di Jawa'.
Hasilnya, menunjukkan 95 persen warga Jawa Barat puas dengan kinerja Dedi Mulyadi.
"Di Jawa Barat, itu total 94,7 persen, jadi kalau dibulatkan 95 persen warga Jawa Barat yang puas sama Dedi Mulyadi," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi pada rilis survei yang ditayangkan di Youtube Indikator Politik Indonesia, Rabu (28/5/2025).
"Bahkan yang menarik, yang menjawab sangat puas, itu tinggi sekali," tambahnya.
Tingginya kepuasan warga Jawa Barat terhadap Dedi Mulyadi mengungguli kepuasan warga Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur terhadap gubernurnya masing-masing.
Sementara itu, tingkat kepuasan warga Banten terhadap Gubernur Andra Soni sebesar 50,8 persen, tingkat kepuasan warga Jakarta terhadap Gubernur Pramono Anung sebesar 60,0 persen dan tingkat kepuasan warga Jawa Tengah terhadap Gubernur Ahmad Luthfi sebesar 62,5 persen.
Sedangkan tingkat kepuasan warga Yogyakarta terhadap Sri Sultan Hamengkubuwono X sebesar 83,8 persen dan tingkat kepuasan warga Jawa Timur terhadap Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebesar 75,3 persen.
Sebagai informasi, Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Pulau Jawa yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel di Jakarta sebanyak 500 responden, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing sebanyak 600 responden, D.I. Yogyakarta dan Banten masing-masing sebanyak 400 responden.
Dengan asumsi metode simple random sampling, jumlah sampel sebanyak 400 memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) ± 5 persen, 500 (± 4.5 persen) dan 600 (± 4.1 persen), masing-masing pada tingkat kepercayaan 95 persen .
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.
IPO
Sementara itu, IPO menggelar survei bertajuk 'Analisa Sosial: Persepsi Publik atas Optimisme dan Kinerja Pemerintah' pada 22-28 Mei 2025.
| Mobil Plat B Dicegat dan Dipalak di Kota Bandung, Dedi Mulyadi Meradang: Cari Kerja yang Halal |
|
|---|
| 'Gasskeun Barudak!' Momen Dedi Mulyadi Kibarkan Bendera Ikut Konvoi Persib Juara Bareng Bobotoh |
|
|---|
| Peneliti Bedah Perspektif Anak Muda di Balik 3 Gubernur Terbaik: Politik Realisme Jadi Panglima |
|
|---|
| Gaya Kepemimpinan Tenang Pramono Anung Dinilai Jadi Kunci Elektabilitas di Kalangan Anak Muda |
|
|---|
| Analisis Keunggulan Pramono Atas KDM di Survei Anak Muda, Pengamat: Popularitas Jadi Jebakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dedi-di-bekasi.jpg)