Diplomat Arya Daru Tewas di Kosan

Dapat Info dari Penyidik, Pensiunan Jenderal Ungkap Alasan Arya Daru Buang Ponsel: Sangat Sensitif

Irjen Pol Purn, Aryanto Sutadi mengatakan ada satu fakta yang memang sengaja disimpan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya.

Istimewa
KEMATIAN ARYA DARU - Diplomat muda, Arya Muda Pangayunan (39) sempat bersama dengan teman perempuannya bernama Vara sebelum ditemukan tewas di indekosnya. (Istimewa). 

 TRIBUNJAKARTA.COM - Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol Purn, Aryanto Sutadi mengatakan ada satu fakta yang memang sengaja disimpan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya terkait kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan (39) sebelum ditemukan tewas. 

Satu fakta yang disimpan polisi ialah hilangnya handphone korban.

Berdasarkan keterangan penyidik yang diterimanya, handphone tersebut sengaja dihilangkan oleh Daru. 

"Saya yakin masih ada fakta yang di-keep. Hilangnya handphone, kan dibilang hilang. Penyidik waktu itu menyatakan itu pasti sengaja dibuang, dihilangkan jejaknya. Itu dari kacamata penyidik untuk menghilangkan jejak," kata Aryanto seperti dikutip dari acara Si Paling Kontroversi di Metro TV pada Jumat (1/8/2025).

Menurut Aryanto, handphone tersebut kemungkinan berisi hal-hal yang sangat sensitif pada pribadi Arya Daru.

"Saya denger kayak gitu (kata penyidik). Diperkirakan memang dibuang, dihilangkan oleh almarhum. Kesimpulan dari para penyidik," lanjut Aryanto. 

Aryanto berkeyakinan sama dengan dugaan penyidik. 

Pasalnya, kata dia, setelah berkomunikasi dengan istrinya sekitar pukul 21.00 WIB, handphoneArya Daru tak lagi bisa dihubungi. 

Aryanto menangkal berbagai dugaan kemungkinan lainnya jika handphone Arya Daru dicopet atau dirampas paksa orang lain. 

"Tidak mungkin (hilang dicopet) handphone itu off. Sehabis sekitar jam 21.00 WIB ditanya istrinya, 'Oh ini lagi mau nyari taksi, ternyata dia naik ke rooftop kemudian itu hilang enggak ada dicopet enggak ada apa-apa. off aja enggak bisa dihubungi lagi," jelasnya. 

Namun, Aryanto tak ingin membahas perihal motif dari pada kematian Arya Daru yang didengarnya dari penyidik. 

Menurutnya, keterangan tersebut tak pantas dipublikasikan ke publik dan hanya sebatas keluarga yang tahu. 

"Saya bisa (jelaskan) tapi enggak enak lah. Saya enggak mau ngomong yang lebih dalam lagi. Karena itu nanti yang selama ini dirahasiakan oleh polisi ya demi menjaga nama korban itu, makanya saya enggak akan mengatakan itu," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, pihak kepolisian hingga kini belum dapat menemukan handphone (HP) Samsung Galaxy S22 Ultra milik Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP).

"Handphone Samsung Ultra 22 yang sehari-hari dipergunakan oleh korban sampai sekarang belum diketemukan," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved