Mural One Piece Karya Karang Taruna Dihapus Saat Didatangi Aparat, Konveksi Banjir Pesanan Bendera
Mural besar One Piece dihapus saat didatangi aparat di Sragen, Jawa Tengah. Pengusaha konveksi banjir pesanan bendera One Piece.
TRIBUNJAKARTA.COM - Mural besar bergambar tokoh anime bajak laut Monkey D. Luffy dari serial One Piece dihapus saat didatangi aparat.
Aksi penghapusan mural One Piece itu viral di media sosial.
Mural itu berada di Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dan dihapus pada Minggu (3/8/2025) sekira pukul 13.30 WIB.
Sementara pemilik konveksi mengaku kebanjiran pesanan bendera One Piece.
Mural One Piece Dihapus
Video yang viral di media sosial menampakkan pria berkaus hitam mengecat mural dengan warna putih, disaksikan oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri.
Menurut informasi, mural itu digambar oleh Karang Taruna desa sebagai bentuk kreativitas warga menjelang perayaan HUT ke-80 RI.
Bayan Desa Jurangjero, Sugito, membenarkan penghapusan mural tersebut.
"Sudah dihapus kemarin. Yang datang dari Polres, Polsek, TNI. Yang menggambar sepertinya karangtaruna," kata Sugito, Senin (4/8/2025).
Meski demikian, Sugito mengaku tidak tahu siapa yang memberi perintah penghapusan.
Di sisi lain, konveksi Wikwik Apparel di Karanganyar justru kebanjiran pesanan. Ribuan bendera One Piece dibuat sejak akhir Juli.
"Sudah ribuan, tiap hari ratusan pesanan masuk," kata Dendi Christanto, pemiliknya.
Bendera dibuat dari berbagai bahan dan ukuran, mulai dari Rp10 ribu.
Di tempat lain, di Perumahan Pondok Baru, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, warga menggambar tokoh Luffy dalam bentuk mural 3x5 meter sebagai bentuk ekspresi menjelang kemerdekaan.
Ketua RT setempat, Zarkasi, menyebut mural itu sebagai inisiatif pemuda lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/MURAL-ONE-PIECE-Sebuah-mural-besar-bergambar-tokoh-anime-bajak-laut.jpg)