Akhir Tahun, Kelurahan Kalisari Jakarta Timur Ditarget Bebas Kasus Warga BAB Sembarang
Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur menargetkan kasus warga BAB sembarangan dapat teratasi pada Desember 2025.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur menargetkan kasus warga buang air besar (BAB) sembarangan dapat teratasi pada Desember 2025.
Camat Pasar Rebo, Mujiono mengatakan pihaknya menargetkan kasus warga BAB sembarangan teratasi lewat pembangunan septiktank komunal maupun pembangunan secara mandiri.
Pasalnya hingga kini tercatat ada lebih dari 200 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kalisari yang belum memiliki septiktank, atau masih membuang limbah tinjanya sembarangan ke saluran dan kali.
"Untuk Kelurahan Kalisari kita targetkan Desember sudah bebas BAB sembarang. Karena kebanyakan saluran WC langsung ke kali," kata Mujiono di Jakarta Timur, Jumat (8/8/2025).
Berdasarkan hasil pendataan, mayoritas warga yang belum memiliki septiktank karena merasa aliran kali di dekat rumahnya dapat dimanfaatkan untuk pembuangan.
Padahal limbah tinja yang dibuang ke aliran kali dapat berdampak buruk pada lingkungan dan warga sendiri, karena air yang tercemar berisiko memicu kasus stunting pada anak.
"Kebanyakan karena ada kali jadi mereka memanfaatkan kali. Ada juga yang ketika ditanya menyampaikan tidak punya biaya. Misalkan tidak ada biaya kita bantu untuk pembangunan (septiktank)," ujarnya.
Mujiono menuturkan guna mengatasi masalah Pemkot Jakarta Timur sudah melakukan pembangunan septiktank komunal secara bertahap bagi warga yang secara ekonomi tidak mampu.
Di antaranya di wilayah RT 12/RW 02 Kelurahan Kalisari yang mendapat bantuan pembangunan septiktank komunal dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.
"Dikerjakan teman-teman SDA menggunakan APBD. Mudah-mudahan nanti juga ada pihak swasta melalui CSR (corporate social responsibility) yang akan membantu untuk pembangunan," tuturnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/helikopter-atau-tempat-buang-air-besar-rt-11-desa-bongkok-kecamatan-sepatan.jpg)