Kepala Cabang Bank BUMN Dibunuh
Siasat Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Tersusun Rapih, Ada 4 Klaster Pelaku
Siasat Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Tersusun Rapih, Polisi Ungkap Ada 4 Klaster Pelaku
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Pebby Adhe Liana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Fakta baru dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta terkuak.
Siasat para pelaku, tersusun rapih hingga melibatkan banyak pihak.
Terbaru, sebanyak 15 orang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
"Yang sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka sudah 15 orang," Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Rabu (27/8/2025).
Polisi menyebut ada empat klaster pelaku dalam kasus ini.
Empat klaster itu terdiri dari aktor intelektual hingga eksekutor.
"Pertama adalah aktor intelektual, kemudian klaster yang membuntuti, ketiga klaster yang menculik, dan klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," kata Abdul.
Aksi penculikan terhadap korban, sebelumnya terekam kamera CCTV.
Korban diculik di area parkir supermarket di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).
Korban mulanya terlihat berjalan dan hendak membuka pintu mobil, namun langsung disergap oleh para pelaku penculikan berinisial AT, RS, RAH, dan EW alias Eras.
Korban ditarik dan dimasukkan secara paksa ke mobil yang ditumpangi oleh Eras dkk.
Setelah diculik, korban dibunuh dan jasadnya ditemukan dengan kondisi tangan, kaki, dan wajah terikat lakban di sebuah persawahan di Cikarang, Bekasi, Kamis (21/8/2025) pagi.
AT, RS, dan RAH ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat. Sedangkan Eras diringkus di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain empat pelaku penculikan, Polda Metro Jaya juga telah meringkus empat aktor intelektual yang terlibat kasus penculikan dan pembunuhan Ilham.
Keempatnya yaitu berinisial C, DH, YJ dan AA.
Detik-detik penangkapan C
Pelaku berinisial C alias Ken yang diduga menjadi salah satu otak intelektual penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta, ditangkap Minggu (24/8/2025).
Dalam video yang dibagikan di akun Instagram polisi viral Jacklyn Choppers, detik-detik penyergapan pelaku terpantau dengan jelas.
Pelaku ditangkap jajaran tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di kediamannya di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Disebutkan juga waktu penangkapan pelaku C terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.
Iptu Zakaria alias Bang Jacklyn Choppers juga menuliskan keterangan terkait peran dan juga aksi yang dilakukan pelaku C.
"DETIK- DETIK PENANGKAPAN C ALIAS KEN, OTAK PELAKU (AKTOR INTELEKTUAL) DI PIK OLEH SUBDIT JATANRAS POLDA METRO JAYA C ALIAS KEN BERSAMA 3 AKTOR LAINNYA YANG MERENCANAKAN PENCUL1K4N DAN PEMBVNVH4N TERHADAP MIP KEPALA CABANG BRI CEMPAKA PUTIH, YANG JASADNYA DI BUANG DI SERANG BARU," tulis Jacklyn Choppers dikutip TribunJakarta, Rabu (27/8/2025).
Proses penangkapan berlangsung santai, mulanya tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya mendatangi kediaman pelaku dan menunjukan sebuah dokumen.
Kemudian dalam operasi penangkapan ini, polisi menggeledah rumah pelaku C.
Aparat tidak hanya berhasil mengamankan pelaku, tetapi juga menemukan sejumlah barang bukti mengejutkan di rumah sang otak kejahatan.
Temuan itu membuka babak baru dalam pengusutan kasus yang sejak awal menyita perhatian publik.
Di lantai atas rumah, polisi menemukan wig atau rambut palsu yang diduga kerap digunakan pelaku.
"Ini ada wig, biasa kamu pakai? kamu biasa pakai wig?" ucap seorang polisi menanyakan kepada pelaku C.
"Saat ketemuan sama orang pakai wig," ujarnya menjawab.
"Mana ada lagi, dokumen-dokumen yang terdaftar?," tanya seorang petugas polisi.
"Enggak ada lagi beneran," jawabnya.
Para pelaku disebut memiliki peran berbeda dalam rangkaian penculikan hingga pembunuhan terhadap pria berinisial MIP.
Sosok C alias Ken diyakini sebagai koordinator rencana eksekusi, termasuk menentukan lokasi dan eksekutor lapangan.
Motif di balik pembunuhan ini masih didalami lebih lanjut. Pihak kepolisian belum merinci apakah berkaitan dengan urusan pribadi, profesional, atau ekonomi.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.