DPRD DKI Jakarta Dukung Ketahanan Pangan Nasional

DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungannya terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional

Tayang:
dok. DDJP
Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 

TRIBUNJAKRTA.COM - DPRD DKI Jakarta menyatakan dukungannya terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional sebagai upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat.

Lembaga legislatif daerah tersebut mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat berbagai program strategis, mulai dari pengembangan urban farming, optimalisasi lahan terbatas, hingga penguatan distribusi dan cadangan pangan daerah.

DPRD DKI menilai ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta yang sangat bergantung pada pasokan pangan dari daerah lain.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pelaku usaha dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Melalui dukungan kebijakan dan pengawasan anggaran, DPRD DKI Jakarta berharap berbagai program ketahanan pangan dapat berjalan efektif.

Sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga sekaligus mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional.

Di antara upaya membangun ketahanan pangan adalah Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/3/2026).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menghadiri kegiatan tersebut.

"Menyaksikan langsung penanaman jagung raya secara serentak. Dan hari ini di daerah Kabupaten Bekasi," ujar Wibi.

Kegiatan itu, kata Wibi, memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung rantai pasok bahan pangan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Karena itu, Wibi mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang terlibat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan dengan menanam jagung di wilayah penyangga Jakarta.

"Karena kita juga paham bahwa di Jakarta kita punya keterbatasan lahan," kata Wibi.

Penanaman jagung di daerah penyangga seperti Bekasi, kata Wibi, memperkuat rantai pasok pangan untuk kebutuhan masyarakat Jakarta.

Produksi komoditas pangan seperti jagung juga memiliki peran penting mendukung kebutuhan bahan pangan untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved