DPRD DKI Jakarta Kawal Target Pemenuhan RTH
Pemerintah provinsi bersama DPRD DKI Jakarta terus memperkuat kolaborasi untuk memenuhi target RTH sebesar 30 persen dari total luas wilayah Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah provinsi bersama DPRD DKI Jakarta terus memperkuat kolaborasi untuk memenuhi target ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30 persen dari total luas wilayah Jakarta hingga 2045.
Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan taman kota, optimalisasi lahan milik pemerintah, serta revitalisasi ruang publik agar lebih ramah lingkungan.
Selain itu, kebijakan pengendalian pemanfaatan lahan dan pengembangan kawasan hijau juga menjadi fokus bersama. Tujuannya, meningkatkan kualitas lingkungan dan keseimbangan ekosistem di ibukota.
Pemenuhan target tersebut sesuai amanat UU No. 26/2007 pada tahun 2045. Hingga awal 2026, pemenuhan RTH di Jakarta sudah mencapai 5,6 persen.
Strategi percepatan melibatkan penagihan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos-fasum) dari pengembang. Termasuk optimalisasi lahan tidur/terbengkalai, serta pembangunan taman baru dan hutan kota secara bertahap.
Satu di antara upaya membangun RTH yakni Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian taman itu pada Sabtu, 14 Maret 2026. Para pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta hadir dalam kegiatan itu.
Menurut Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, taman tersebut menjadi bagian dari ruang publik baru. Sekaligus pengingat sejarah perjuangan bangsa.
Peresmian taman yang menggabungkan tiga kawasan ruang terbuka itu juga dihadiri Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Gubernur Pramono Anung, dan Wakil Gubernur Rano Karno.
Khoirudin mengapresiasi penataan kawasan yang kini menjadi ruang terbuka hijau (RTH) untuk ruang rekreasi bagi masyarakat.
Tiga taman menjadi satu dengan penataan yang sangat baik. Menghadirkan fasilitas yang menarik. "Ini aset bagi warga Jakarta Selatan," ujar Khoirudin.
Keberadaan Patung Fatmawati di kawasan taman itu, memiliki nilai historis penting bagi generasi muda. Fatmawati yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih.
Sehingga taman tersebut akan mengingatkan masyarakat pada sejarah perjuangan bangsa.
"Di sini juga ada tokoh bangsa yang bersejarah, yaitu Ibu Fatmawati," ungkap Khoirudin.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menuturkan, taman itu menjadi ruang publik penting di tengah kebutuhan RTH di Jakarta.
"Taman tersebut sangat indah dan estetik. Kehadirannya dapat menjadi oase ruang terbuka hijau bagi masyarakat di tengah kota," tutur Wibi.
| Saat Polisi Larang Demo di Bundaran HI Pakai Dasar Pergub, Gubernur Pramono Sebut Demo Dijamin UU |
|
|---|
| Gubernur Pramono Tegas Persilakan Mahasiswa Demo di Jakarta: Dijamin oleh Undang-Undang! |
|
|---|
| Buka Suara Soal Demo di Jakarta, Pramono: Silakan Unjuk Rasa, Tapi Jangan Rusak Fasilitas Umum |
|
|---|
| Ucapan Persija Langsung Dibalas Gubernur Pramono: Musim Depan Kita Kasih Hadiah 500 Tahun Jakarta |
|
|---|
| Rencana Pramono Naikkan Tarif Transjabodetabek Dikritik WALHI: Hambat Upaya Atasi Polusi Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/PImpinan-DPRD-Jakarta-ikut-peresmian-Taman-Bendera-Pusaka.jpg)