Pilpres 2019

Sikap Keras Jokowi Soal Pesimisme: Siapa Suruh Makan Jalan Tol Hingga Silakan Punah Sendiri

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) beserta Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Salahudin Uno (kanan) membacakan ikrar deklarasi damai saat meghadiri Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Silang Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 yang diikuti KPU, pasangan Capres dan Cawapres, dan 16 partai politik nasional tersebut mengambil tema 'Kampanye anti SARA dan HOAKS untuk menjadikan pemilih berdaulat agar negara kuat'.

Prabowo juga salah menyebut lokasi Haiti yang sebenarnya ada di Amerika Utara.

Pernyataan tersebut dilontarkan Prabowo saat menghadiri acara Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Jalan Ronggowarsito, Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/12/2018) lalu.

"Kita (Indonesia) setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika, ada Rwanda, Haiti dan pulau-pulau kecil Kiribati, yang kita tidak tahu letaknya di mana," ujar Prabowo, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Merujuk data Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 10 tahun terakhir memang naik turun, namun relatif lebih stabil. Pada 2007, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 6,34 persen, selanjutnya 6,01 persen (2008), 4,62 persen (2009), 6,22 persen (2010), 6,17 persen (2011), 6,03 persen (2012), 5,55 persen (2013), 5 persen (2014), 4,87 persen (2015), 5,03 persen (2016), dan 5,06 persen (2017).

Sementara itu pertumbuhan ekonomi Haiti mengalami naik turun dengan yang intens. Pada 2007, ekonomi Haiti sebesar 3,34 persen, selanjutnya 0,84 persen (2008), 3,08 persen (2009), - 5,49 persen (2010), 5,52 persen (2011), 2,88 persen (2012), 4,23 persen (2013), 2,81 persen (2014), 1,21 persen (2015), 1,45 persen (2016), dan 1,17 persen (2017).

Jokowi pastikan tidak pernah takut

Presiden Jokowi menegaskan, ia tidak pernah takut berhadapan dengan siapapun selama hal itu untuk kepentingan nasional.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat silaturahmi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah, di Semarang Town Square, Semarang.

"Orang banyak lihat, saya ini kurus. Iya saya ini kurus. Tapi perlu saudara-saudara ketahui saya tidak pernah takut apapun. Saya tidak pernah takut apapun untuk kepentingan nasional kita, untuk kepentingan bangsa kita, untuk kepentingan rakyat," kata Jokowi.

Jokowi mencontohkan komitmen untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal.

Ia memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal yang melakukan illegal fishing. 

"Waktu itu banyak yang menyampaikan kepada saya. Sulit, Pak, hati-hati, yang back upini-ini. Saya perintah kepada Susi, ini perintah, perintah saya. Kalau memang perlu ditenggelamkan, ditenggelamkan. Kalau perlu dibom, dibom," kata Jokowi.

Jokowi pun memuji Susi yang berani mengeksekusi arahannya dengan baik.

Alhasil, saat ini ia mengklaim sudah tak ada lagi kapal asing yang nekat menerobos perairan Indonesia untuk mencuri ikan.

"Susi saya sampaikan, saya kalau perintah, sudah, sudah saya kalkulasi. Kalau saya perintah, sudah ada hitung-hitungannya. Sudah, kerjakan saja, kerjakan saja. Susinya juga seperti itu, berani juga," ucap Jokowi.

Contoh lain adalah dalam negosiasi pembelian saham PT Freeport Indonesia.

Ia menegaskan, tidak mudah untuk membuat Indonesia menguasai mayoritas saham perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu.

"Negosiasi empat tahun, dipikir negosiasi dengan Freeport gampang? Kalau gampang sudah dari dulu kita ambil. Dipikir enggak ada intrik-intrik politik? Dipikir enggak ada tekanan politik?" kata Jokowi.

"Empat tahun berproses. Tapi untungnya saya kurus, jadi ditekan sini, bisa belok sini sedikit. Lama-lama yang nekan ya kecapekan sendiri," ujar dia.

Silakan punah sendiri, jangan ngajak-ngajak 

Jokowi menyindir pihak-pihak yang menebar pesimisme dengan menyebut Indonesia akan bubar dan punah dalam waktu dekat.

"Ada yang ngomong Indonesia bubar, punah, yang benar saja. Bagaimana kita membangun negara besar seperti ini kalau menggiring masyarakat dengan pesimisme," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, Indonesia adalah negara besar dengan 260 juta penduduk.

Mengelola Indonesia, kata dia, memang tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi.

Sikap optimistis harus terus dimunculkan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

"Masa ada yang bilang Indonesia bubar, punah. Bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ngajak-ngajak kita," tegas Jokowi disambut riuh para pengusaha yang hadir.

Jokowi tak menyebut secara eksplisit siapa yang ia maksud menyuarakan pesimisme.

Namun, sebelumnya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pernah menyinggung soal kemungkinan Indonesia bubar dan punah dalam pidatonya.

Hal itu ia katakan saat berpidato pada Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

"Elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, sistem yang salah," ujar Prabowo seperti dikutip dari akun YouTube Gerindra TV.

"Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin dan semakin tidak berdaya bahkan bisa punah," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo pun meminta seluruh kader Partai Gerindra untuk berjuang dalam memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

"Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah," ucap Prabowo.

Persiapkan diri Lulusan Pertambangan Kelola Sumberdaya Alam Indonesia

Jokowi meminta lulusan jurusan pertambangan mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari pengelola industri pertambangan minyak dan gas Indonesia.

Sebab, selama empat tahun terakhir, pemerintahannya sudah sukses menasionalisasi sejumlah tambang minyak dan gas yang selama ini dikuasai oleh perusahaan asing.

"Saya titip, terutama kepada lulusan-lulusan yang terkait dengan pertambangan, bersiaplah," ujar Jokowi.

Blok Mahakam di perairan Kalimantan contohnya.

Sejak 2017, pemerintah sudah mengambilalih kilang minyak mereka serta menyerahkan sepenuhnya kepada Pertamina.

Demikian pula Blok Rokan di Riau.

Selain itu, lanjut Jokowi, pemerintah juga sudah berhasil mengakuisisi 51,2 persen saham perusahaan tambang emas Freeport.

"Untung di dalamnya belum habis. Menurut kajian, yang terkandung di dalamnya masih bernilai lebih dari Rp 2.600 triliun. Oleh sebab itu, sekali lagi bersiap-siaplah. Artinya kita yang sekarang mengendalikan Freeport," ujar Jokowi.

Hadiri Syukuran HUT ke-72 HMI di Rumah Akbar Tanjung

 Joko Widodo menghadiri acara syukuran HUT ke-72 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekaligus syukuran gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane.

Presiden Jokowi datang pada acara yang diselenggarakan di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung, di Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019).

Presiden yang datang pada pukul 19.30 WIB disambut Akbar yang didampingi istri. Sebanyak 377 orang diundang untuk datang ke acara itu.

Dilaporkan Antara, sejumlah pejabat yang turut hadir pada acara syukuran, antara lain Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Natsir, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil.

Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD. 

Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Akbar Tandjung menyempatkan diri menyapa wartawan yang menunggu di depan halaman rumah. "Mohon doanya ya, mohon doa semoga acaranya lancar," kata Akbar yang mengenakan pakaian batik.

Selain itu, acara ini sekaligus syukuran atas gelar pahlawan nasional bagi Lafran Pane juga dilakukan pada acara itu.

Lafran Pane dianugerahi gelar pahlawan pada 2017 melalui Keputusan Presiden RI Nomor: 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Ia adalah tokoh pergerakan pemuda dan memprakarsai pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947.

Dia juga salah satu tokoh utama yang menentang pergantian ideologi negara dari Pancasila menjadi komunisme.

Dalam pembukaan sambutannya, Jokowi mengemukakan Akbar Tanjung tahu kelemahan dirinya.

Hal itu karena setiap Akbar mau buat acara atau kegiatan, yang disuruh ke Istana Presiden untuk menghadapnya adalah sang istri yaitu Nina Akbar Tanjung.

Pasalnya, Nina adalah teman sekolah Jokowi saat SMP di Solo.

"Saya hafal Pak, kalau Ibu Nina ke Istana, pasti dari Bang Akbar," kata Jokowi sambil tertawa.

Dia menjelaskan istri Akbar Tanjung sesungguhnya kakak kelasnya. Nina Akbar satu tingkat di atasnya.

"Yang satu kelas dengan saya adik Ibu Nina. Itu pas SMP di Solo dulu," tutur Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi menegaskan pendiri HMI Lafran Pane memang sudah layak mendapat gelar pahlawan.

Dia telah banyak memberikan jasa bangsa ini, di antaranya melalui kiprah HMI.

"Tahun lalu, beliau (Akbar) menanyakan mengenai sang profesor (Lafran Pane). Sebelum beliau datang, sebenarnya saya sudah siap untuk tanda tangan. Tetapi kedatangan Bang Akbar di Istana memperkuat saya untuk menetapkan sebagai pahlawan nasional. Memang profesor sudah layak kita berikan gelar pahlawan," tutup Jokowi.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul 5 FAKTA TERBARU Kegeraman Jokowi: Siapa yang Suruh Makan Jalan Tol?, Silakan Punah Sendiri

Berita Terkini