Hancurnya Hati Ibu saat Anak Semata Wayang Tewas Ditabrak Truk, Putranya Sempat Ucapkan Pesan Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bocah lima tahun tewas ditabrak truk di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, sekitar pukul 18.00 WIB pada Kamis (3/9/2020).

Sedangkan, dirinya berupaya mengejar truk tangki air yang sudah menabrak korban.

Sekitar 500 meter, truk tangki air ini berhenti.

Melihat truk tangki berhenti, membuat Sahnan langsung mendekati truk tangki tersebut.

Ilustrasi garis polisi (freepik.com)

"Ternyata, saat sampai di dekat truk tangki air itu ternyata sopirnya sudah tidak ada lagi. Truknya ditinggal," ujar Sahnan.

Peristiwa tragis ini dilaporkan ke Polsek Gandus Palembang. Pengecekan ke lokasi dilakukan, sedangkan korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Bukan Karena Film Porno, Ini Penyesalan Ayah Cabuli Putri Tiri 10 Kali: Tolong Jaga Anakku

Saat ini jenazah bocah 5 tahun tersebut masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan.

Lebih lanjut Sahnan menyatakan, perasaan hancurnya hati orang tua bocah lima tahun itu yang harus mengikhlaskan kepergian anak semata wayangnya.

Muhammad Al Farisy bocah 5 tahun yang meninggal dunia setelah ditabrak truk tangki, Kamis (3/9/2020). (TRIBUNSUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

"Terutama ibunya, syok sekali nangis-nangis terus. Sering pingsan, keadaannya lemas. Orang tuanya juga tidak ikut ke Rumah Sakit. Mereka masih syok," tegas Sahnan.

Rencananya usai diperiksa, jenazah Farisy akan langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan di TPU terdekat.

"Rencananya akan dimakamkan di TPU Talang Kemang hari ini juga," ujar Sahnan.

Cara Mudah Cek Apakah Terdaftar Penerima Bansos Rp 500 Ribu Per KK, Bisa Akses di Sini!

Halaman
1234