Cerita Petugas SPBU yang Diludahi Pembeli Tak Bermasker: Sempat Emosi Tapi Ingat Anak Istri

Editor: Elga H Putra
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rekaman CCTV saat meludahi petugas SPBU karena tak terima ditegur untuk memakai masker.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Petugas SPBU diludahi pembeli yang tak terima ditegur untuk menggunakan masker. Namun, dia berusaha sabar karena ingat anak istrinya di rumah.

Nasib tak mengenakan itu dialami Romadhon Alvin (23), petugas SPBU Unika Semarang yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dia diludahi oleg pembeli bensin yang tak mau mengenakan masker.

Dikutip TribunJateng.com, SPBU tempat korban bekera memang menerapkan protokol kesehatan ketat selama pandemi Covid-19.

Di antaranya dengan mewajibkan setiap pembeli harus memakai masker.

Hal itu juga sudah terpampang di papan pengumuman yang di pasang di area SPBU.

Karenanya, mereka tak melayani pembeli jika tak memakai masker.

Seperti halnya yang menimpa pembeli bensin di SPBU tersebut pada Jumat (25/12/2020) pukul 08.50 WIB.

Pembeli itu datang dengan mengendarai motor matik tanpa mengenakan masker dan helm.

Saat itu korban yang bertugas, dengan ramah menegur pria tersebut agar mengenakan masker.

Tak terima teguran petugas, sontak pria itu naik pitam dan lantas meludahinya.

"Pria itu marah lalu meludahi saya sebanyak satu kali tepat di bagian wajah," kata petugas SPBU Unika, Romadhon Alvin (23) dikutip dari Tribunjateng.com, Sabtu (26/12/2020).

Setelah itu, kata Alvin, pria tersebut mengancamnya dengan menggertak akan menghandangnya ketika pulang kerja sembari menghardik.

Baca juga: Bobol Kotak Amal di Musala, Sempat Tunggu Jemaah yang Salat, Pelaku hanya Ambil Uang Kertas

Kata Alvin, pelaku tetap akan menghadapinya karena merasa tak bersalah.

Pria itu mengaku sebagai warga sekitar yang bertempat tinggal tak jauh dari SPBU.

Ciri-ciri usia di atas 40 tahun, potongan rambut cepak, badan tinggi besar dan memiliki tato di kaki.

"Saya tidak takut diancam karena benar. Saya bekerja sesuai SOP dengan menegakan aturan dari manajemen SPBU."

"Andai saya tak menegakan peraturan bisa kena sanski berupa menghadap manajemen hingga surat peringatan (SP)," beber Alvin.

Baca juga: Ungkap Kasus Polisi Tabrak 3 Motor di Pasar Minggu, Polda Metro Jaya Periksa 5 Saksi

Ingat Anak Istri

Alvin menyebut dirinya sempat emosi juga ketika diludahi oleh Bapak tersebut lantaran merasa dihina.

Akan tetapi dia berusaha bersabar.

"Saya sabar masih ingat anak istri, saya anggap ini sebagai risiko dari pekerjaan," bebernya.

Selepas kejadian itu, petugas SPBU segera berkoordinasi dengan pihak manajemen yang kemudian dilaporkan ke Bhabin dan Babinsa wilayah setempat.

Menurut Alvin, tak hanya pria itu namun banyak pembeli yang tak memakai masker ketika membeli bensin.

Otomatis petugas menolak melayaninya dengan sopan.

Ada pembeli yang menerima ditegur adapula beberapa pembeli marah kemudian berusaha memukul.

"Ada puluhan pembeli yang seperti itu, marah tak dilayani karena tak pakai masker. Tetapi baru kali ini ada yang berani meludahi," jelasnya.

Dikatakannya, sebenarnya petugas SPBU ada toleransi jika ada pembeli yang tak pakai masker.

Misalnya ketika hujan deras turun sehingga pembeli tak memakainya karena basah.

"Tentu saat kondisi seperti itu kami toleransi. Kami berusaha menegakan aturan dengan ramah," tandasnya.

Namun memang baru kali ini dia sampai diludahi oleh pembeli yang tak terima ditegur.

Baca juga: Pelanggan JNE, Pentingnya Lacak Paket Kiriman Anda Menggunakan Website Resminya, Begini Caranya

Sempat Saling Lempar

Pihak Kepolisian sempat saling lempar tanggung jawab mengenai kasus pembeli yang meludahi petugas SPBU tersebut.

Pihak Polsek Banyumanik terkait kejadian itu menyatakan bahwa SPBU Unika bukan masuk ke wilayahnya.

"Bukan wilayah kami, itu masuk ke wilayah Gajahmungkur," kata Kapolsek Banyumanik Kompol Benny Hartawan saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Jumat (25/12/2020).

Sementara itu, Kapolsek Gajahmungkur Kompol Yuliana BR Bangun mengatakan, SPBU Unika berada di wilayah Tinjomoyo, Banyumanik.

"Sudah kami cek itu masuk Banyumanik, kalau wilayah kami tentu kami tindak lanjuti kejadiannya," terangnya.

Petugas SPBU Unika, Romadhon Alvin (23) mengatakan, lokasi SPBU tempatnya bekerja masuk ke Kelurahan Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang.

"Info manajemen SPBU Unika masuk Kecamatan Banyumanik," katanya.

Baca juga: Ingin Belajar Bahasa Inggris Gratis? Berikut 5 Website yang Bisa Kamu Akses

Pelaku Ditangkap

Pria yang meludahi petugas SPBU Unika, Tinjomoyo, Banyumanik, telah diamankan pihak kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan, saya tadi pagi pukul 09.00 WIB ketemu pelaku di Polsek Banyumanik Kota Semarang,” ujar Alvin, Sabtu (26/12/2020).

Alvin menuturkan, sempat bertemu pelaku di ruang penyidik Polsek Banyumanik.

Dia melihat pelaku sempat melirik ke wajahnya tanpa ekspresi.

"Saya di Polsek dimintai keterangan terkait kronologi kejadian itu," bebernya.

Dia menyambut positif atas gerak cepat kepolisian.

Dari kasus itu juga dia berharap menjadi pembelajaran bagi dirinya dan semua orang.

Bahwa sikap arogan tidak dibenarkan.

"Apalagi di adat Jawa meludahi orang sangat tidak sopan dan sangat melecehkan orang lain," ungkapnya.

Artikel ini disarikan dari Tribunjateng.com dengan judul Emosi Ditegur Tak Pakai Masker, Pria Ini Ludahi Petugas SPBU Unika Semarang, Kapolsek Banyumanik dan Gajahmungkur Saling Lempar Tanggungjawab Kasus Petugas SPBU Diludahi Orang, dan Polsek Banyumanik Akhirnya Menangkap Pria yang Viral Meludahi Pegawai SPBU Unika Semarang

Berita Terkini