Wali Kota Jaktim: Konsep Rumah Panggung Siasati Banjir di Kebon Pala Berdasar Kajian dan Evaluasi

ampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemprov DKI Jakarta menerapkan konsep rumah panggung dalam renovasi rumah warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara korban banjir luapan Kali Ciliwung.

Sebanyak 43 rumah warga yang terdiri dari wilayah RW 04 dan RW 05 dibangun jadi bangunan tiga lantai dengan ketinggian berkisar 3,5 meter sebagai siasat menghadapi banjir luapan Kali Ciliwung.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan penggunaan konsep rumah panggung dalam program bedah rumah ini berdasar hasil kajian mendalam sehingga tidak asal dilakukan.

Baca juga: Bedah Rumah Puluhan Warga Kebon Pala, Pemprov DKI Renovasi Lantai Konsep Rumah Panggung

Tampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

 

"Kawasan ini adalah kawasan banjir. Apakah setiap tahun kita banjir enggak ada upaya lain? Akhirnya kita melakukan kajian-kajian, melakukan evaluasi-evaluasi maka akan dibuat rumah panggung di sini," kata Anwar saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (5/4/2021).

Nantinya lantai satu bangunan yang meliputi ruang tamu bisa digunakan warga untuk ruang interaksi werga pada berbagai kegiatan, sementara lantai dua dan tiga diperuntukan kamar tidur.

Pembangunan rumah panggung menggunakan anggaran Bazis DKI Jakarta ini dimulai pada 31 Maret 2021 dan ditarget rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada Mei mendatang.

"Harapannya setelah dibedah kampung ini bukan hanya fisiknya kita selesaikan, tapi perilakunya harus dirubah. Pola hidup sehat, enggak seperti yang ada sekarang ini. Supaya seusai dengan bangunan yang ada estetikanya," ujarnya.

Baca juga: Sempat Menolak, Kini Warga Kebon Pala Sambut Baik Konsep Renovasi Rumah Panggung

Sukandi (56), satu warga RT 13/RW 04 yang rumahnya direnovasi total menuturkan menyambut baik konsep rumah panggung yang digunakan dengan alasan rumahnya dalam kondisi rusak.

Tampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Meski konsep rumah panggung tidak lazim digunakan dalam hunian di Jakarta, menurutnya selama warga tidak harus mengeluarkan uang mereka menyambut baik program bedah rumah.

"Malah ada warga yang mengajukan rumahnya direnovasi tapi enggak disetujui karena kondisinya belum rusak parah. Jadi rumah yang terpilih direnovasi itu hanya yang kondisinya rusak parah dan sedang saja," tutur Sukandi. (*)

Berita Populer