Ada Bocah Berusia 15 Tahun yang Jadi Anggota Komplotan Begal di Cibubur

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ade (31) saksi mata aksi pencurian disertai kekerasan atau begal di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Tiga pelaku begal di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (30/5/2021) malam terancam menghabiskan masa mudanya di penjara.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan ketiga pelaku yang hendak merampas handphone warga dengan cara menodongkan celurit itu kini sudah ditahan dan ditetapkan jadi tersangka.

"Satu pelaku masih berstatus anak, usianya 15 tahun. Untuk dua pelaku lainnya sudah dewasa," kata Jupriono saat dikonfirmasi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/5/2021).

Ketiga pelaku yang kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Ciracas disangkakan pasal 365 tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Dari hasil pemeriksaan sementara ketiga pelaku yang sempat diamuk hingga babak belur dan nyaris ditelanjangi warga mereka mengaku baru satu kali melakukan aksi pencurian disertai kekerasan.

"Pengakuannya baru satu kali, tapi masih kita kembangkan lagi. Sekarang masih proses penyidikan lebih lanjut. Untuk korbannya tidak mengalami luka, tapi mendapati ancaman kekerasan," ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dari ketiga pelaku yakni sebilah celurit, pistol mainan, dan satu unit sepeda motor dikemudikan pelaku saat beraksi di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur.

Guna mengantisipasi kasus serupa terjadi Kompol Jupriono menuturkan jajarannya bakal meningkatkan patroli di lokasi-lokasi rawan kejahatan jalanan berdasar laporan dari warga.

"Kita akan tingkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan. Kita juga minta peran serta unsur masyarakat untuk bersama mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya di Ciracas," tuturnya.

Baca juga: Bawa Celurit dan Pistol Mainan, Tiga Begal di Cibubur Beraksi Saat Mabuk

Baca juga: Dikejar Warga, Begal di Cibubur Jakarta Timur Sembunyi di Kandang Ayam

Sebelumnya seorang warga RW 05 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas jadi korban begal saat memainkan handphonenya di Jalan Abdulrahman sekira pukul 23.00 WIB.

Ade (31), saksi mata mengatakan ketiga pelaku berupaya merampas handphone korban dengan cara menodongkan celurit ke leher korban yang saat kejadian sedang berada seorang diri.

Beruntung korban melakukan perlawanan dan berteriak meminta tolong sehingga komplotan begal panik melarikan diri, mereka memacu sepeda motornya ke arah Puskesmas Kelurahan Cibubur.

Para pelaku yang sudah merencanakan aksi begalnya sempat melarikan diri sekitar 200 meter dari lokasi kejadian hingga akhirnya jatuh dari sepeda motor karena panik dikejar warga.

"Setelah jatuh ini mereka masih mencoba kabur, berpencar masuk ke gang permukiman warga. Untungnya semua berhasil ketangkap, kalau korban Alhamdulillah enggak luka," kata Ade.

Ade menuturkan ketiga pelaku sempat diamuk warga yang kesal karena diduga merupakan komplotan maling motor dan begal yang selama ini beraksi di sepanjang Jalan Abdulrahman.

Selain sebilah celurit dan pistol mainan ketiga pelaku juga kedapatan membawa minuman keras dalam kemasan plastik yang diduga sempat ditenggak guna meningkatkan nyali saat beraksi.

"Jadi di motor yang mereka naiki itu nyantel bungkusan plastik hitam, pas dilihat isinya minuman (keras). Sepertinya jenis Intisari, memang mulut mereka juga bau minuman," ujar Ade.

Sembunyi di kandang ayam

Tiga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur babak belur diamuk warga.

Ketiga pelaku ditangkap warga setelah berupaya merampas handphone seorang warga di Jalan Abdulrahman pada Minggu (30/5/2021) sekira pukul 23.00 WIB dengan cara menodongkan sebilah celurit.

Ade (31), saksi mata mengatakan penangkapan ketiga pelaku begal itu beraw

Baca juga: Mengaku Hanya Incar Korban Pria, Pelaku Hipnotis di Koja: Kalau Cewek Enggak Tembus

Baca juga: Berguru dari Tukang Obat di Jawa Tengah, Begini Pengakuan Pelaku Hipnotis yang Diringkus di Koja

"Pelaku sempat nyoba kabur naik motor, tapi karena panik dikejar warga mereka jatuh. Setelahnya mereka masih nyoba kabur masuk ke gang-gang, jadi berpencar," kata Ade di Jakarta Timur, Senin (31/5/2021).

Upaya pelarian pelaku dengan cara berlari secara berpencar ini sempat menyulitkan warga, satu pelaku bahkan nyaris luput dari sergapan karena bersembunyi dalam kandang ayam milik seorang warga.

Dari tiga pelaku yang berusia di bawah 20 tahun dan masih tercatat warga Jakarta Timur, pelaku yang bersembunyi dalam kandang ayam di pekarangan rumah warga ini paling terakhir diamankan.

Ade (31) saat menunjukkan lokasi penangkapan tiga pelaku begal di Jalan Abdulrahman, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/5/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

"Pelaku yang ngumpet di kandang ayam ini kepergok sama emak-emak. Jadi emak-emak ini ikut nyari, disenterin itu kandang ayam. Setelah ketahuan ada pelaku emak-emak ini ngasih kode ke warga, ditangkaplah pelaku," ujarnya.

Baca juga: Todong Warga Pakai Celurit, 3 Begal di Cibubur Diamuk dan Ditelanjangi

Ade menuturkan pelaku yang bersembunyi dalam kandang ayam tersebut tidak hanya sempat diamuk massa, dia nyaris ditelanjangi di satu pos keamanan berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Beruntung sejumlah warga berhasil meredam amuk massa sehingga pelaku tidak sampai bugil sepenuhnya, pun tubuhnya tetap babak belur dipukuli warga yang kadung emosi.

"Mungkin kalau enggak ada emak-emak yang memergoki itu satu pelaku berhasil kabur. Karena warga mengira sudah kabur jauh, enggak tahunya sembunyi di kandang ayam. Setelah diamankan langsung dibawa sama polisi," tuturnya. (*)

Berita Terkini