Pemuda Ini Buat Anggota DPR Geleng Kepala: Kerja Jadi Badut, Ayah Disuruh Ngemis tapi Beristri Dua

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Yogi Jakarta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kaget saat mendengar pengakuan pemuda yang menjadi pengamen badut lantaran memiliki dua istri.

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pemuda yang bekerja menjadi pengamen badut membuat anggota DPR RI Dedi Mulyadi geleng kepala.

Pasalnya, pemuda yang hidup bermodalkan belas kasih orang lain ini juga menyuruh ayahnya menjadi pengemis modus cacat.

Yang paling membuat Kang Dedi Mulyadi alias KDM kaget, nyatanya pemuda yang tak bisa berbahasa Indonesia ini mengaku memiliki dua istri.

Awalnya Kang Dedi bertanya kepada pria itu apakah dia memiliki istri.

Dengan polosnya pria itu mengaku memiliki dua istri.

Baca juga: Lansia Dagang Pengki Buat Salut Kang Dedi, Tolak Diberi Uang: Kalau Masih Bisa Kenapa Minta

"Haduh istrinya dua," ujar Kang Dedi kaget saat mendengar pengakuan pemuda pengemis badut itu.

Kang Dedi kemudian menanyakan kepadanya bagaimana rasanya memiliki dua istri.

"Punya dua istri gimana? enak ga," goda Kang Dedi yang dijawab hanya dengan senyuman mesem oleh si pemuda.

Kang Dedi saat berbincang dengan pengamen badut yang ternyata memiliki dua istri. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Kepada Kang Dedi, pria itu mengaku pertama kali menikah saat masih sekolah STM.

"STM kawin, keluar STM kawin lagi," kata Kang Dedi menegaskan jawaban pria itu yang tak lancar berbahasa Indonesia.

KDM kemudian menggoda pemuda itu dengan meminta tips bagaimana bisa membuat kedua istrinya akur.

"Ada jampenya ga biar dua istri bisa akur, gimana caranya istri dua bisa akur," goda Kang Dedi.

Menjadi Pengamen Badut

Pria muda yang memiliki dua istri dan satu anak bertemu Kang Dedi karena dirinya mencari ayahnya, Rasman.

Baca juga: Kang Dedi Minta Lansia Tak Usah Kerja di Penambangan, Kasih Rp 1,5 Juta: Bapak Di Rumah Aja

Adapun Rasman diangkut Satpol PP karena menjadi pengemis bermodus cacat.

Kang Dedi pun meminta pria itu untuk tak menyuruh ayahnya menjadi pengemis.

"Cari kerja yg lain, masa bapaknya suruh ngemis," pinta Kang Dedi.

Kang Dedi juga meminta anak Rasman untuk bekerja yang lebih terhormat ketimbang jadi pengamen badut.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kaget saat mendengar pengakuan pemuda yang menjadi pengamen badut lantaran memiliki dua istri. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

"Cari kerjaan yang lain, nyapu, kuli nembok.

Kerjaan banyak kenapa pilih kerja kaya gini.

Jangan kaya gini (pengamen badut), enggak pantes anak muda," tegas Kang Dedi.

Kang Dedi makin geram saat jawaban pria itu memilih menjadi badut karena butuh uang.

"Semua orang juga butuh duit," ujar Kang Dedi.

Baca juga: Baru Diangkat Hidupnya untuk Lebih Baik, Nur Pengemis Modus Cacat Sudah Mengecewakan di Hari Pertama

Pengemis Modus Cacat

Sebelumnya, Kang Dedi mendapati seorang pria tua yang mengemis di pinggir jalan.

Bapak tersebut jalan dengan satu tangan memegang tongkat bak orang cedera.

Ketika ditanya, bapak tersebut mengaku memiliki cedera di pinggulnya hingga harus memakai tongkat.

"Ini bengkok di sini," kata si bapak seraya menunjukkan kepada Kang Dedi dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (13/9/2021).

Kang Dedi ketika bersalaman dengan pengemis yang berjanji tak akan lagi meminta-minta. (YouTube/ Kang Dedi Mulyadi)

Namun, Kang Dedi curiga setelah melihat cara bapak tersebut memakai tongkat.

Pasalnya, ngaku sakit pinggul sebelah kanan, bapak tersebut memakai tongkat di sebelah kiri.

"Kalau sakitnya di sini, harusnya pasang tongkatnya enggak gitu," tutur Kang Dedi seraya turun dari motornya.

"Ya saya bisanya sebelah sini," jawab bapak tersebut.

Berbagai alasan diucapkan bapak tersebut untuk meyakinkan Kang Dedi bahwa dirinya bener cedera.

Namun Kang Dedi tak percaya begitu saja sampai meminta bapak tersebut berjalan normal.

Baca juga: Hidup Cukup tapi Jadi Pengemis Modus Cacat, Nur Akui Uangnya Untuk Beli 2 Barang Ini: Biar Gak Lemes

Hingga akhirnya terlihat bapak tersebut bisa berjalan seperti orang normal lainnya.

"Hayoo, bapak itu sehat loh pak, normal," kata Kang Dedi.

"Ya terserah itu mah. Ya alhamdulilah," ucap bapak tersebut.

"Saya udah pegang kok pinggang bapak gak ada bengulnya. Bapak itu normal keliling-keliling minta-minta gak boleh," tutur Kang Dedi.

Anggota DPR Dedi Mulyadi bersepeda di pagi hari untuk menjaga kondisi kesehatannya. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

"Iya," ucap bapak tersebut sambil menganggukan kepalanya.

Kang Dedi meminta agar pengemis tersebut mencari pekerjaan lain.

Kang Dedi bahkan menyarankan bapak tersebut untuk bertani atau mencari ikan.

Kepada Kang Dedi, bapak tersebut bercerita diantar sang anak pakai motor ke tempatnya meminta-minta.

Mendengar pengakuan anak si bapak mempunyai motor, Kang Dedi makin keheranan.

"Saya ketemu sama kakek-kakek umur 80 tahun masih jualan pengki loh pak. Bapak ini masih sehat ko," tutur Kang Dedi.

Bapak tersebut berdalih sudah sejak cedera kemudian memutuskan untuk mengemis.

Baca juga: Kang Dedi Tak Sungkan Elus Kepala Anak Vespa Ekstrim, Ongkosi Mereka Pulang: Kasihan Orangtuamu

Cedera di pinggulnya, lanjut si bapak, diakibatkan jatuh dari motornya.

Kang Dedi tak goyah dengan penjelasan bapak tersebut. Ia tetap meminta untuk berhenti mengemis.

"Bapak kerja yang lain di kampung banyak jangan minta-minta pura-pura cacat," kata Kang Dedi.

"Cacat mah enggak pak, cuman kata tukang urutnya," dalih si bapak.

"Iya tapi bapak pake tongkatnya aja tadi salah," tutur Kang Dedi.

Setelah dinasihati, pengemis tersebut bersalaman dan bersumpah tak akan lagi jadi peminta-minta.

Kepada Kang Dedi, bapak tersebut berjanji bakal beralih menjadi penjual kerang.

"Orang di sana bisa makan ya dagang kerang dagang ikan," tutur bapak tersebut.

"Kerangnya digimanain? Dipikul atau didorong?" tanya Kang Dedi.

"Ya pakai motor keliling," jawab bapak tersebut.

"Serius ya bapak mau berhenti ngemis lalu jualan kerang? Sumpah sama saya, ayo sumpah dulu," tanya Kang Dedi sambil mengajak salaman.

"Iya ayo pak, jualan kerang," tutur pengemis tersebut.

"Sumpah ya pak?" Kalau bapak bohong kaki sebelah patah lagi ya?" tanya Kang Dedi meyakinkan.

"Jangan dikasih selamat dah pokoknya," ucap pengemis tersebut.

Kang Dedi berniat memberikan Rp 500 ribu untuk modal usaha bapak tersebut.

Namun rupanya, bapak tersebut meminta lebih. Ia ingin Kang Dedi memberikan sebuah motor untuk sarananya berdagang kerang.

"Saya mau kasih modal bapak Rp 500 ribu," ucap Kang Dedi.

"Untuk kendaraannya?" tanya si bapak tersebut.

Mendengar perkataannya, Kang Dedi sempat tertawa.

Kang Dedi menarik kembali niat baiknya memberikan modal karena respon bapak tersebut.

"Oh jadi motornya pengen dibeliin? Kan anaknya punya motor," tanya Kang Dedi tertawa.

"Ya kan dipake," jawab si bapak.

"Jadi saya harus memberikan motor juga ke bapak?" tanya Kang Dedi.

"Ya pengennya," ucap pengemis tersebut.

"Waduh, modal Rp 500 ribu plus beli motor. Yowis karena bapak gak punya niat baik, kita suruh angkut ke Satpol PP," kata Kang Dedi.

Bapak tersebut akhirnya diantar ke kantor Satpol PP daerah setempat untuk didata dan membuat surat perjanjian.

Berita Terkini