Begal Handphone yang Tewaskan Remaja di Depok Tertangkap
Polisi berhasil menangkap pelaku begal handphone yang menewaskan seorang remaja berinisial AZ (16) di Jalan Nangka Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Sabtu (23/10/2021) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, mengatakan, pelaku diamankan Tim Resmob Polda Metro Jaya pada Selasa (26/10/2021) kemarin.
“Sudah diamankan Resmob Polda Metro Jaya kemarin,” ujar Yogen saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/10/2021).
Diberitakan sebelumnya, saat kejadian korban tengah asik kumpul bermain game online bersama tiga teman sebayanya, dan tiba-tiba dihampiri oleh enam terduga pelaku yang datang menggunakan dua motor di lokasi kejadian.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Begal Handphone yang Tewaskan Seorang Remaja di Depok
Kapolsek Cimanggis, Kompol Ibrahim Sadjab, mengatakan, satu dari enam terduga pelaku pun turun dari motor dan bertanya pada korban serta rekan-rekannya siapa yang telah memukuli temannya.
“Salah satu pelaku langsung bertanya kepada teman korban tahu enggak yang mukulin temannya, dan langsung memeriksa handphone korban serta temannya,” kata Ibrahim dikonfirmasi wartawan.
Lokasi kejadian saat korban tengah asik berkumpul main game bersama rekan-rekannya, Senin (25/10/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)
Alih-alih memeriksa, ternyata pelaku malah membawa kabur handphone korban.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Begal Handphone yang Tewaskan Seorang Remaja di Depok
Korban yang tak terima pun berusaha merebut kembali handphonenya dari tangan pelaku, hingga terjadi aksi saling tarik menarik.
Usaha korban merebut kembali handphonenya pun tak berhasil, ia malah diserang pelaku menggunakan senjata tajam berjenis celurit dan mengenai bagian punggung sebelah kiri.
“Dari salah satu pelaku mengaku dari Jakarta, Gengster Jakarta. Korban meninggal di Rumah Sakit Sentra Medika,” jelasnya.
Modus Pelaku Gengster Jakarta
Seorang remaja berinisial AR (16) meninggal dunia setelah menjadi Korban Begal di Jalan Nangka, Tapos, Kota Depok, pada Sabtu (23/10/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
Saat itu, korban tengah asik kumpul bermain game online bersama tiga teman sebayanya, dan tiba-tiba dihampiri oleh enam terduga pelaku yang datang menggunakan dua motor.