Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jelang operasional LRT Jabodebek, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi usul penambahan sejumlah fasilitas penunjang ke pemerintah pusat.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan, wilayahnya dilintasi lima stasiun LRT Jabodebek.
"Kita ada lima stasiun, empatnya berada di Kota Bekasi lalu satu lagi di Jatimulya (Kabupaten Bekasi) tetapi pengaruhnya ke kita (karena di perbatasan)," kata Johan, Rabu (12/10/2022).
Stasiun tersebut diantaranya, Stasiun LRT Jatimulya, Bekasi Barat, Cikunir 1, Cikunir 2 dan Jatibening Baru.
Dari kelima stasiun itu, Dishub Kota Bekasi telah melakukan monitoring sesuai arahan pemerintah pusat.
Baca juga: Tergusur Proyek LRT Jabodetabek, Gubernur Anies Baswedan Relokasi Tugu 66 ke Taman Menteng
Terdapat sejumlah usulan dari hasil monitoring, diantaranya penambahan fasilitas penunjang meliputi aksesibilitas penumpang.
"Menyangkut aksesibilitas jalan, lalu integrasi angkutan umum dan sarana prasarana fasilitas penunjang," jelas dia.
Sebagai rincian, Pemkot Bekasi memberikan usulan tentang aksesibilitas angkutan umum dan pejalan kaki di Stasiun LRT Jatimulya.
Di stasiun itu, pemekot meminta agar ada peningkatan akses jalan yang menghubungkan ruas Jalan Tarum Barat dari yang semula tiga meter menjadi 14 meter.
Lalu juga meminta pembangunan fasilitas Park dan Ride, lokasinya berada di area Apartemen Grand Dikha dengan luas 34.664 meter persegi.
Sementara untuk di LRT Stasiun Bekasi Barat, Pemkot Bekasi merekomendasikan peningkatan akses Jalan Laskar dari 6.8 meter menjadi 12 meter.
Lalu yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan, jembatan penghubung dari akses penumpang di sisi selatan (Revo Town) menuju stasiun.
Baca juga: Usai Beri Gelar Bapak Integrasi Transportasi, Kadishub Puji Anies Baswedan Komitmen Program Kerja
Di Stasiun LRT Cikunir 1, terdapat sejumlah rekomendasi yang perlu upaya ekstra.
Sebab, rekomendasi ini menyangkut pembebasan lahan untuk pembuatan fasilitas angkutan umum.
Lalu juga ada usulan pembangunan jalan akses Loop Jatibening - Caman di lahan yang sudah tersedia seluas 535 meter.
Kemudian di Stasiun LRT Cikunir 2, rekomendasi yang disampaikan berupa pelebaran Jalan Akses Puncak Cikunir dari tujuh meter menjadi 18 meter.
Serta merekomendasikan jembatan penghubung pejalan kaki untuk membuka akses penumpang dari wilayah selatan.
Terakhir di Stasiun LRT Jatibening Baru, Pemkot Bekasi merekomendasikan fasilitas celukan di sekitar lokasi halte dan pelebaran Jalan Kapin serta Jalan Antelope.
"Kita berharap sebelum tahun depan diresmikan (LRT Beroperasi), semua hal-hal yang mendasar itu bisa diselesaikan," jelas dia.