Hal itu disampaikan Daden saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2022).
Ia memberikan kesaksian untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Dia mulai bercerita dengan saya. Kalau tidak salah, dia manggil saya lek. 'Lek, selama ini kau ada rasa jenuh nggak?' Terus saya tidak terlalu menggubris," kata Daden.
Baca juga: 3 ART Ferdy Sambo Jadi Saksi Sidang Hari Ini, Hanya Susi Cium Tangan Lalu Peluk Putri Candrawathi
Berselang beberapa menit, Brigadir J kembali melontarkan pertanyaan serupa kepada Daden.
"Kemudian, seperempat jalan 'ada gak sih rasa jenuh?' Kalau tidak salah saya jawab 'kalau namanya bekerja pasti ada rasa jenuh.' cuma saat itu saya sampaikan 'harus pintar menyiasatinya lek, jadi kita harus mengatur hidup'," ujar Daden.
Daden kemudian berusaha memberikan nasihat kepada Brigadir J dengan menyampaikan bahwa hidup harus memiliki resolusi.
"Ketika saya sampaikan, 'intinya kita harus punya resolusi.' Saat bicara resolusi itu yang mulia, dia menepuk tangan saya, sampai HP saya jatuh ke kaki. Kalau tidak salah, beliau sampaikan seperti ini 'nah itu dia, gue enggak punya resolusi lek'," ungkapnya.