DPRD DKI Dorong Karang Taruna Jadi Motor Perubahan Tuntaskan Masalah Pengangguran di Jakarta

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TUNTASKAN PENGANGGURAN - Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta Ali Muhammad Johan saat mengikuti rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta. Ali Muhammad Johan mendorong peran Karang Taruna agar menjadi motor perubahan yang solutif bagi permasalahan Jakarta.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta Ali Muhammad Johan mendorong peran Karang Taruna agar menjadi motor perubahan yang solutif bagi permasalahan Jakarta.

Hal ini dikatakannya setelah pengurus baru Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta periode 2025-2030 dikukuhkan Gubernur Pramono Anung pada Rabu (23/4/2025) kemarin.

Ia pun berharap, kepengurusan baru ini mampu mengemban amanah dengan baik dan ikut serta dalam membangun Jakarta sebagai kota global.

“Mari bersama menyongsong lima abad Jakarta, menuju usia 500 tahun di 2027,” ucap Ali yang juga merupakan Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna Jakarta, Kamis (24/4/2024).

Ia pun menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam menurunkan angka pengangguran di Jakarta melalui program inkubasi bisnis sosial berbasis komunitas.

Peningkatan indeks partisipasi sosial pemuda dalam pembangunan kota pun disebutnya harus menjadi prioritas utama.

“Perlu dirancang program kepemudaan yang masif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya pelatihan kewirausahaan,” ujarnya.

Ali pun berharap, Karang Taruna bisa menjadi motor perubahan yang adaptif, progresif, dan solutif bagi Jakarta.

“Saatnya kita bekerja lebih keras, lebih kreatif, dan lebih inovatif,” kata dia.

Sebagai informasi tambahan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna Jakarta periode 2025-2030 di pada Rabu kemarin.

Sosok Akmal Budi Yulianto pun ditunjuk sebagai Ketua Karang Taruna Jakarta untuk lima tahun ke depan.

Pramono pun menekankan pentingnya optimalisasi potensi anggota Karang Taruna dalam pelaksanaan program-program kepemudaan.

“Saat ini terdapat 2.034 unit Karang Taruna aktif di tingkat RW se-Jakarta. Potensi besar ini dapat dioptimalkan untuk menyelenggarakan berbagai program kepemudaan secara masif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat dilihat dari sejumlah indikator keberhasilan, salah satunya adalah peningkatan jumlah pemuda yang mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Halaman
12

Berita Terkini