Ojol Tewas Ditabrak Rantis
Di Balik Gedung Megah Sudirman, Kontrakan Sempit Affan Simpan Duka, Ini Penampakan Kamar Sang Ojol
Di balik megahnya gedung perkantoran kawasan Sudirman Jakarta Pusat, kontrakan sempit Affan Kurniawan menyimpan duka. Ini penampakan kamar sang ojol.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Duka mendalam menyelimuti sebuah kontrakan sederhana berukuran 3x11 meter di sebuah gang sempit di balik megahnya bangunan perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Dari rumah itulah Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas ditabrak mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob, menjalani hidup penuh perjuangan.
Meski jauh dari kata megah, kontrakan itu jadi tempat bernaung Affan bersama oramgtua, kakak, dan adiknya yang masih duduk di bangku Sekolag Menengah Pertama (SMP).
Empat kamar kecil di dalam kontrakan sederhana itu dibagi dua untuk keluarga Affan.
Affan sekamar dengan Adam Al Rasyid (25), sementara orangtua dan adiknya menempati kamar lain.

Meski bukan anak sulung, Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga.
Ia membantu ayahnya membayar kontrakan sekaligus membiayai sekolah sang adik.
“Dia ngebantu orangtua bayar kontrakan, sama adiknya sekolah. Kalau bayar kontrakan separuh-paruh sama bapaknya,” ucap Muri (50), tetangga sekaligus pemilik kontrakan, Jumat (29/8/2025).
Hampir setiap hari, Affan sudah berangkat sejak pukul 06.00 WIB untuk menarik ojek online dan baru pulang menjelamg malam hari.
“Dia enggak pernah neko-neko. Temannya banyak, tapi jarang keluar rumah, kecuali kalau lagi ngojol itu,” ujarnya.
Perjuangan Affan pun sudah dimulai jauh sebelum ia menjadi pengemudi ojek online.
Ia sempat menjadi petugas keamanan di sebuah perumahan, lalu menggunakan gajinya untuk membayar uang muka motor yang kemudian digunakannya untuk mencari nafkah sebagai pengemudi ojol.
“Sebelum dia ojol dia pernah jadi sekuriti, tapi mungkin karena pendapatannya kurang dia ngojol. Gaji dari security dibelikanlah motor itu, DP motor,” tuturnya.

Tewas Dilindas Rantis
Affan menjadi korban tewas dalam pembubaran demo buruh pada Kamis (28/8/2025). Affan tewas terlindas mobil kendaraan taktis (rantis) Baraccuda .
Affan sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, namun nyawanya tidak tertolong.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas peristiwa seorang driver ojek online (ojol) terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh di Jakarta.
"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam dalamnya, saat ini kami sedang mencari keberadaan korban," kata Sigit dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025) malam.
Mantan Kabareskrim Polri ini sangat menyesali bisa terjadinya peristiwa tersebut.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol," ucapnya.
Saat ini, Sigit memerintahkan jajaran Propam Polri untuk mengusut kasus tersebut
"Dan saya minta untuK Propam melakukan penanganan lebih lanjut," tuturnya.
"Sampai saat ini kami sedang minta Kapolda (Metro Jaya), Kadiv Propam dan Tim Pusdokkes untuk mencari keberadaan korban," ucapnya.
Identitas Polisi yang Tabrak Affan
Tujuh anggota Brigade Mobil (Brimob) diamankan buntut tewasnya Affan Kurniawan (21).
Brimob merupakan satuan operasi khusus dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertugas menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berintensitas tinggi.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Irjen Abdul Karim mengatakan, tujuh anggota Brimob telah diamankan menjalani proses pemeriksaan.
Adapun ketujuh anggota Brimob yang diamankan berpangkat Kompol sampai Bharaka.
Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
"Jadi saat ini perlu saya sampaikan, pelaku tujuh orang sudah diamankan dan sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Polri dan Brimob Polri," ujar Irjen Abdul Karim, Jumat (29/8/2025).
Ketujuh anggota tersebut berdinas di satuan Brimob Polda Metro Jaya.
Saat ini, mereka menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.
“Kendaraan yang digunakan dalam insiden ini juga sudah diamankan di Kwitang,” ucap Abdul Karim.
Hingga saat ini, Propam Polri bersama Brimob masih mendalami peran masing-masing anggota dalam insiden tersebut.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.