Dedi Mulyadi Wujudkan Mimpi Affan Kurniawan Belikan Rumah Keluarga di Jakarta, Ibunda Nangis Terharu

Dedi Mulyadi mewujudkan mimpi almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang meningga dunia karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri.

Dedi ((KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah) dan Erlina (KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
DEDI MULYADI JADI ORANG TUA ASUH - Kolase foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan ibunda almarhum Affan Kurniawan di pemakaman, Jumat (29/8/2025). Dedi meminta menjadi orang tua asuh adik Affan. 

Erlina yang berasal dari Lampung Tengah, dan suami dari Bima pun mengungkapkan bahwa dia dan keluarga tinggal di Jakarta dengan mengontrak indekos.

Setelah kepergian Affan, Erlina tetap ingin tinggal di Jakarta.

"Saya mau tetap di Jakarta karena kan dia dikebumikannya di sini," kata Erlina.

Dedi pun berinisiatif membelikan rumah intuk Erlina dan keluarga di Jakarta.

"Nanti Tri (staf Dedi Mulyadi) carikan rumah buat Ibu di Jakarta ya. nanti ada staf saya Tri di situ."

"Biar ibu kalau kos, punya rumah sendiri ya," kata Dedi.

Mendengar tawaran Dedi, Erlinda terharu berterima kasih. Pasalnya, bisa memiliki rumah di Jakarta adalah cita-cita almarhum Affan.

"Terima kasih Pak, itu cita-cita anak saya Pak," kata Erlina sambil menangis dengan nada meninggi gembira.

Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob

Diberitakan sebelumnya, Affan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) bertuliskan Brimob yang sedang membubarkan demonstran, di kawasan Pejompongan, Tanah Abang Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Peristiwa itu terekam dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, sambil menyalakan sirine, mobil rantis Brimob Polri itu melaju kencang ke arah pendemo yang langsung berhamburan.

Namun, ada salah seorang pengemudi ojol yang tak sempat menjauh, akhirnya menjadi korban tertabrak dan terlindas mobil operasional Polri itu.

Video itu memperlihatkan, setelah menabrak korban, kendaraan rantis Brimob Polri tersebut kemudian berhenti beberapa detik, lalu melanjutkan lajunya.

Alhasil, pengemudi ojol itu pun terlindas.

Ratusan massa yang geram melihat kejadian itu lalu mengejar mobil tersebut dan mencoba memukuli serta melemparinya dengan berbagai benda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved