Dorong Pemprov Hadapi Puncak Banjir Rob, Bun Joi Phiau: Harus Dibuktikan Bisa Surut 6 Jam!

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau mendorong Pemprov DKI bergerak maksimal menghadapi potensi puncak banjir rob

Tayang:
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Bun Joi Phiau mendorong Pemprov DKI bergerak maksimal menghadapi potensi puncak banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir Ibu Kota.(TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar). 

TRIBUNJAKARTA.COM – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau mendorong Pemprov DKI bergerak maksimal menghadapi potensi puncak banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir Ibu Kota.

Bun menegaskan seluruh jajaran terkait harus bekerja cepat untuk meminimalisasi dampak banjir rob. Termasuk memastikan luapan air segera surut.

“Tinggal bagaimana Pemprov DKI dengan dinas-dinas terkait bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengendalikan keadaan,” kata Bun, Jumat (5/12).

Ia mengingatkan komitmen Gubernur Pramono Anung yang menyebut banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu enam hingga delapan jam.

Menurut Bun, janji itu harus dibuktikan di lapangan.

“Ini harus dibuktikan, jangan sampai warga merana terlalu lama akibat banjir rob itu,” tegasnya.

Bun tetap mengapresiasi langkah cepat Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengoperasikan pompa air untuk menahan dan mengalirkan banjir rob.

Meski begitu, ia mengingatkan durasi surut banjir harus benar-benar optimal. “Penanganan banjir rob bukan hanya soal operasi pompa,” ujarnya.

Menurut dia, kesiapan infrastruktur perlindungan pantai juga menentukan.

Bun menuturkan, pembangunan tanggul laut yang kuat merupakan fondasi utama agar air laut tidak kembali menerjang kawasan pesisir.

Kejadian tanggul di Pantai Mutiara yang bocor disebutnya menjadi alarm. Air sempat masuk ke area permukiman dan mengungkap masih adanya kelemahan dalam sistem perlindungan pantai ibu kota.

“Masalah banjir ini memang pelik,” tandas Bun.

Di sisi lain, Bun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan membangun solidaritas antarwarga di tengah cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat saling membantu dan menjaga satu sama lainnya. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bergotong royong dalam menjaga lingkungan kita,” tutupnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengeklaim penanganan banjir di ibu kota kini lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved