Banjir di Jakarta

Banjir Jakarta Telan 4 Korban Jiwa, Korban Tersetrum hingga Terjebak Macet

Banjir yang menerjang Jakarta beberapa kali sejak awal tahun 2026 mengakibatkan empat korban jiwa.

Tayang:
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/Gerald Leonardo Agustino
PASUTRI TERSETRUM - Pasangan suami istri ditemukan tewas diduga tersengat listrik saat rumahnya terendam banjir di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). (Dok. Polsek Cilincing). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Banjir yang menerjang Jakarta beberapa kali sejak awal tahun 2026 menelan empat korban jiwa.

Sebanyak tiga orang meninggal karena tersetrum listrik di rumahnya yang terendam banjir di Cilincing, Jakarta Utara.

Sementara, seorang pengemudi mobil meninggal dunia saat terjebak macet imbas banjir di Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Berikut Tribunjakarta rangkum informasi soal dua peristiwa banjir membawa maut itu.

Tersetrum

Sebanyak tiga orang meninggal akibat tersengat listrik saat rumah mereka terendam banjir di kawasan Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (12/1/2026).

Di Kelurahan Kalibaru, korban bernama Maya Saputri (43), seorang ibu rumah tangga. Ia tersetrum saat merapikan rumahnya yang terendam banjir di RT 11 RW 08.

Kakak ipar korban, Nawawi mengatakan, Maya sempat membersihkan rumah seperti biasa setelah banjir menggenangi kawasan tersebut.

Namun, saat masuk ke dalam rumah, korban tak lagi merespons panggilan keluarga.

3 TEWAS TERSETRUM - Kolase tiga orang tewas tersetrum saat rumahnya kebanjiran di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Polisi imbau masyarakat tetap waspada. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO).
3 TEWAS TERSETRUM - Kolase tiga orang tewas tersetrum saat rumahnya kebanjiran di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Polisi imbau masyarakat tetap waspada. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO). (Istimewa dan TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/Gerald Leonardo Agustino)

"Dipanggil nggak jawab, pas dicek sudah tergeletak di air," ujar Nawawi di lokasi kepada TribunJakarta.

Saat hendak ditolong, tubuh korban justru mengeluarkan sengatan listrik hingga adik korban ikut tersetrum.

Aliran listrik baru diputus setelah Nawawi turun dari lantai atas rumah.

"Saya langsung matiin listrik, baru almarhum bisa diangkat. Kondisinya sudah pucat dan dingin," ucapnya.

Karena akses jalan terputus akibat banjir dan kendaraan tidak dapat melintas, korban sempat dibawa ke masjid terdekat.

Sementara itu, dua korban lainnya merupakan pasangan suami istri, Hadi Warno (54) dan Naning Juniarty (49), warga Blok R Gang II Nomor 12 RT 004 RW 008 Kelurahan Semper Barat.

Keduanya ditemukan mengambang di dalam rumah oleh anaknya sepulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved