Warga Tolak Krematorium di Kalideres

Pramono Anung Kaget Warga Demo, Izin Krematorium di Kalideres Bakal Didalami

Pramono Anung mengaku kaget dengan aksi demo warga Kalideres, Jakarta Barat yang menolak pembangunan krematorium di sekitar lingkungan mereka.

Tayang: | Diperbarui:

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku kaget dengan aksi demo warga Kalideres, Jakarta Barat yang menolak pembangunan krematorium di sekitar lingkungan mereka.

Orang nomor satu di Jakarta ini pun berjanji bakal mendalami dan segera menindaklanjuti aspirasi warga tersebut.

“Untuk krematorium saya akan dalami ya. Saya juga memang melihat ketika ketika ada warga di Citra Garden 1, 2 yang kemudian mereka melakukan protes,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Gambir, Senin (23/2/2026).

Gubernur Akui Kaget Ada Demo

Pramono mengaku terkejut saat mengetahui adanya aksi penolakan tersebut. 

“Saya terus terang juga kaget ketika ada demo-demo itu,” kata Pramonk.

Adapun isu pembangunan krematorium di Kalideres sebelumnya mencuat setelah warga memprotes proyek tersebut. 

Mereka menyebut pembangunan berada di kawasan padat penduduk dan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar.

Pemprov Akan Cek Perizinan

Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta akan menelusuri status perizinan proyek tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Pemeriksaan akan difokuskan pada kelengkapan izin serta prosedur yang telah ditempuh pengembang, termasuk apakah sudah sesuai aturan yang berlaku.

“Itu saya akan dalami dulu apakah perizinannya dan izinnya sudah ada,” tuturnya.

Dengan pendalaman tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya memastikan polemik pembangunan krematorium tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah warga.

Warga Ramai-ramai Tolak Pembangunan Krematorium

Warga Perumahan Citra 2, Kalideres, Jakarta Barat menggelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan rumah duka dan krematorium di kawasan tempat tinggal mereka, Sabtu (21/2/2026).

Bahkan, warga yang mengatasnamakan dari RW 12 dan 19 Perumahan Citra 2 turut menggeruduk lokasi proyek pembangunan rumah duka dan krematorium yang berada tepat di sebelah RSUD Kalideres.

Warga datang sambil membentangkan spanduk menolakan yang telah ditandatangani oleh mereka.

Alasan Penolakan Warga

Perwakilan masyarakat Citra 2, Budiman Tandiono, mengatakan warga tak pernah diberitahu sebelumnya akan adanya pembangunan rumah duka dan krematorium yang berada di depam perumahan mereka.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved