Tepergok Korban, Komplotan Maling Motor di Jatinegara Umbar Senjata Api

Aksi percobaan pencurian sepeda motor dilakukan komplotan maling bersenpi di sebuah toko di Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Jakarta Timur viral.

Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TribunJakarta.com/Bima Putra/Bima Putra
MALING BERSENPI - Lokasi komplotan maling sepeda motor bersenjata api yang aksinya digagalkan pegawai toko di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/2/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Aksi percobaan pencurian sepeda motor dilakukan komplotan maling bersenjata api pada sebuah toko di Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur viral.

Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian bermula ketika dua pelaku yang berboncengan menaiki motor berupaya motor milik seorang pegawai toko, Minggu (22/2/2026) pukul 12.00 WIB.

Dalam aksinya satu pelaku bertugas membobol kunci kontak sepeda motor jenis matic milik korban, sementara pelaku lainnya bertugas mengawasi keadaan di sekitar lokasi.

"Kejadiannya pas siang, jadi pegawai toko lagi di dalam terus pelaku mau mencuri motornya. Memang sebelumnya sudah mondar-mandir," kata warga sekitar, Soni di Jakarta Timur, Senin (23/2/2026).

Korban baru mengetahui kejadian setelah melihat rekaman CCTV di bagian dalam toko, lalu bergegas berlari untuk mencegah pelaku membawa kabur sepeda motor miliknya.

Nahas kala itu pelaku seketika mengeluarkan senjata api miliknya lalu berupaya menodong korban, sehingga korban panik lalu mengurungkan niatnya menangkap pelaku.

"Sebenarnya pelaku juga panik, pas mengeluarkan senjata api itu senjatanya sempat jatuh. Cuma namanya korban panik melihat senjata api, jadi dia langsung kabur ke dalam gang," ujar Soni.

Sementara pelaku yang panik aksinya tepergok, memanfaatkan kelengehan korban dan kondisi warga di sekitar Jalan Jatinegara saat sepi untuk kabur melarikan diri.

Diduga kedua pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian sepeda motor yang sudah kerap beraksi, karena nekat beraksi saat siang hari dan membawa senjata api.

"Kemungkinan sudah pemain (penjahat kambuhan). Karena dia nekat melakukan siang hari. Kalau untuk korban kayaknya enggak melapor ke polisi. Karena setelah kejadian enggak ada polisi," tutur Soni.

Berita terkait

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved