Cerita Kriminal
Ribut-ribut Berujung Maut di Blok M, WNA Brunei Tewas Dihantam Botol Kaca
Keributan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menewaskan seorang warga negara asing (WNA), Korban berinisial MHF (30) yang berasal dari Brunei.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Keributan di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menewaskan seorang warga negara asing (WNA).
Korban berinisial MHF (30) yang berasal dari Brunei Darussalam tewas setelah dihantam menggunakan botol oleh pelaku.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Benar telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," kata Budi, Selasa (26/5/2026).
Budi menjelaskan, kejadian bermula saat korban sedang berada di lokasi bersama seorang saksi.
Tak lama berselang, datang beberapa orang dan duduk berbincang dengan korban.
Sekitar pukul 03.28, pelaku datang bersama seorang rekannya.
Saat turun dari mobil, pelaku membawa paper bag yang diduga berisi botol kaca.
"Kemudian pelaku menghampiri korban hingga terjadi adu argumentasi di area pintu masuk Blok M Hub," ungkap Kabid Humas.
Keributan lalu bergeser ke toko olahraga yang tak jauh dari pintu masuk Blok M Hub.
Secara tiba-tiba, pelaku memukul menggunakan botol kaca yang ada di dalam paper bag hingga membuat korban terjatuh dan tak sadarkan diri.
"Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke tempat penginapan di sekitar lokasi, kemudian dibawa ke RSPP untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026," ujar Budi.
Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan, polisi akhirnya menangkap pelaku berinisial MIA (33) yang juga WNA asal Brunei di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
"Saat ini tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ucap Budi.
Berita Lainnya
Baca juga: Kecelakaan Maut di Semarang: Jalur Pantura Makan Korban, Motor Tergelincir Masuk Kolong Truk
Baca juga: Kakak Beradik di Lubang Buaya Jaktim Meninggal Akibat Terseret Arus Deras Selokan
Baca juga: Jatuh Sakit Usai Ditetapkan Tersangka, Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Minta Perlindungan LPSK
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau clangsung di halaman Indeks Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Rekaman-CCTV-memperlihatkan-WNA-asal-Brunei-Darussalam-berinisial-MHF.jpg)