Hari Buruh 2026, Warga Diimbau Hindari Kawasan Monas

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional.

Tayang:
Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan
Ilustrasi aksi unjuk rasa - Ratusan buruh gelar aksi unjuk rasa di kawasan bundaran Patung Kuda gambir Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Arus lalu lintas di Jakarta, khususnya di sekitar kawasan Monumen Nasional, diprediksi akan mengalami kepadatan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung Jumat (1/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, tergantung pada kondisi di lapangan.

Jika arus kendaraan masih dapat bergerak meski melambat, pengalihan belum akan dilakukan.

"Kalau arus itu masih padat merayap, masih lambat mengantre, ini kan tidak perlu ada pengalihan arus," kata Budi ditemui di Silang Timur Monas, Kamis (30/4/2026).

Ia mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan agar menghindari kawasan Monas guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas.

Terlebih, peringatan Hari Buruh diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu massa.

Sebanyak 220.000 buruh diprediksi memadati kawasan Monas.

Selain itu, aksi unjuk rasa juga akan berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI dengan jumlah massa diperkirakan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang.

"Nah, kita perlu pahami juga di Hari Buruh itu sudah tanggal merah. Jadi bagi warga, sekolah-sekolah, kantor-kantor kan sudah diliburkan. Nah, ini juga sehingga (agar) meminimalisir aktivitas untuk di luar," tutur Budi.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan skema pengalihan arus jika kepadatan meningkat signifikan.

Pengalihan arus akan diarahkan ke sejumlah ruas jalan alternatif seperti kawasan Sarinah, Harmoni, hingga Tugu Tani untuk mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi.

“Ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volumenya sehingga mengantisipasi kepadatan yang bertambah panjang dan lama,” kata Komarudin saat ditemui terpisah.

Untuk mendukung pengaturan lalu lintas, sebanyak 1.793 personel dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya turut dikerahkan.

Mereka menjadi bagian dari total 24.980 personel gabungan yang disiagakan dalam pengamanan peringatan Hari Buruh 2026 di Jakarta.

Berita terkait

 

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved